26 September 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Fraksi NasDem DPR Papua Pegunungan Desak Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran

​DETIKPAPUA.COM : WAMENA — Fraksi NasDem DPR Papua Pegunungan mendesak Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk segera menetapkan status Tanggap Darurat Bencana terkait musibah kekeringan, kelaparan, dan kebakaran hutan yang meluas di delapan kabupaten, termasuk Lanny Jaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, hingga Wamena.

​Pernyataan tegas tersebut disampaikan dalam keterangan pers di Wamena pada Kamis (17/9). Fraksi NasDem menilai situasi bencana yang terjadi beberapa bulan terakhir ini sudah masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) dan memerlukan penanganan cepat, terukur, serta terintegrasi.

​Anggota DPR Papua Pegunungan Fraksi Nasdem, Otoni Bahabol, menegaskan bahwa DPR telah mengalokasikan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan situasi darurat. Oleh karena itu, pemerintah diminta tidak lambat merespons musibah yang menghantam rakyat.

​”Kami dari fraksi memikirkan supaya pemerintah cepat lakukan tanggap darurat atau siaga penanganan secara cepat karena ini terjadi di beberapa tempat. Pada prinsipnya beberapa tahun lalu dewan sudah alokasikan anggaran biaya tak terduga, itu sudah ada. Tinggal pemerintah respon dengan dana itu supaya turunkan ke beberapa titik yang mengalami rawan bencana,” ujar Otoni.

​Ia menambahkan, penanganan bencana kekeringan dan kebakaran hutan tidak boleh hanya dibebankan kepada satu instansi seperti Kesbangpol, tetapi harus melibatkan dinas teknis lainnya secara menyeluruh, seperti Dinas Sosial, Dinas Penanggulangan Bencana, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

​Senada dengan hal tersebut, Yatina Kogoya, Anggota DPR Papua Pegunungan Fraksi NasDem Dapil 7 Pegunungan Bintang, menyoroti nasib warga terdampak yang hingga saat ini masih bertahan di tenda-tenda darurat akibat konflik dan bencana alam tanpa penanganan yang layak.

​”Kami berharap penanganan ini darurat, urgent. Kami minta Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan segera melakukan lobi dengan Kementerian Sosial. Kami minta Ibu/Bapak Menteri langsung turun ke tempat kejadian seperti di Kuyawagi, Wamena, Yahukimo, dan Pegunungan Bintang. Masyarakat masih tinggal di tenda darurat seperti di Distrik Oksok dan Distrik Kiwirok, itu yang belum diperhatikan sampai hari ini,” tegas Yatina.

​Sementara itu, Ironi Kogoya dari Fraksi NasDem Dapil 2 Lanny Jaya mengungkapkan bahwa dampak musibah kekeringan kali ini sangat parah dan melumpuhkan ketahanan pangan warga. Di beberapa distrik di Lanny Jaya, seperti Bawa, Kuyawage, Namparat, Goa Balim, Lantagip, dan Pirime, seluruh tanaman warga mati total.

​”Hari ini kejadiannya sungguh luar biasa. Tidak ada tanaman yang hidup di sana untuk bahan konsumsi, umbi-umbian semua mati. Kami minta pemerintah provinsi tetapkan ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) karena membutuhkan proses pemulihan yang sangat lama. Jangan hanya mengandalkan sumbangan sukarela dari OPD, harus ada pengalokasian anggaran khusus penanganan bencana yang jelas dan transparan,” pungkas Ironi.

​Melalui peryataan ini, Fraksi NasDem mendesak Pemprov Papua Pegunungan untuk segera membentuk tim satgas khusus agar penyaluran bantuan logistik dan pemulihan pascabencana dapat segera menjangkau seluruh kawasan terdampak.

Loading

Facebook Comments Box