DETIKPAPUA.COM | NABIRE – Semangat kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh Dewan Pimpinan Cabang Barisan Merah Putih Republik Indonesia (DPC BMP RI) Kabupaten Nabire. Di tengah kondisi cuaca kering dan minimnya curah hujan yang melanda Kota Nabire, pengurus dan anggota BMP RI turun langsung menyiram tanaman di sepanjang jalan protokol jantung kota, Jumat (25/9/2026) pagi.
Aksi lingkungan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC BMP RI Nabire, Permenas Maniani, didampingi Wakil Ketua II DPD BMP RI Papua Tengah sekaligus Penasehat DPC BMP RI Nabire, Donatus Sembor, beserta jajaran anggota.
Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIT dengan briefing singkat di Taman Gizi Nabire. Dengan memboyong perlengkapan sederhana seperti satu unit sepeda motor roda tiga, drum penampung air, mesin alkon, dan selang air, rombongan bergerak menyisir sepanjang Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Oyehe, Distrik Nabire.
Penyiraman tanaman berfokus pada RTH (Ruang Terbuka Hijau) di jalur hijau utama kota, mengambil rute mulai dari Tugu Cenderawasih, menyisir kawasan Taman Gizi, hingga berakhir di depan Apotek K-24 Nabire pada pukul 11.27 WIT.
Ketua DPC BMP RI Nabire, Permenas Maniani, mengungkapkan bahwa aksi ini lahir dari rasa prihatin atas kondisi taman kota yang terancam layu akibat tingginya tingkat kekeringan dan terbatasnya ketersediaan air saat ini.
“Kegiatan penyiraman taman ini merupakan bentuk kepedulian nyata kami terhadap kondisi lingkungan dan ruang terbuka hijau di pusat Kota Nabire. Tanaman-tanaman di sepanjang jalan protokol ini membutuhkan perhatian rutin agar tetap hidup dan segar,” ujar Permenas.
Ia menambahkan, terawatnya tanaman di sepanjang Jalur Yos Sudarso tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjaga kenyamanan warga yang melintas di kawasan yang menjadi salah satu pusat urat nadi aktivitas masyarakat Nabire tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPD BMP RI Papua Tengah, Donatus Sembor, menegaskan bahwa keindahan dan kelestarian Kota Nabire bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan milik bersama.
“Menjaga taman kota adalah tugas kita semua. Melalui aksi gotong royong ini, kami ingin menunjukkan peran aktif organisasi kemasyarakatan dalam merawat fasilitas publik,” pukas Donatus.
Donatus berharap aksi penyiraman ini dapat menjadi pemicu dan contoh inspiratif bagi elemen masyarakat lainnya untuk turut mengambil bagian dalam menjaga kebersihan, kerapian, dan kelestarian lingkungan sekitar, khususnya di musim kemarau.
Aksi gotong royong yang berlangsung tertib dan lancar ini berakhir dengan harapan agar ruang terbuka hijau Kota Nabire tetap asri dan rindang menyegarkan wajah kota.(*)
![]()

More Stories
Karhutla Diduga Bikin Udara Fakfak Tak Sehat, Kadiskes Fakfak Masa Bodoh Saat Dikonfirmasi Media
Jelang Aksi Nasional 30 September, KNPB Wilayah Balim Serukan Imbauan Umum ke Warga Lanny Jaya
Pangkas Antrean dan Trauma Anak, RSUD Wamena Kini Punya Loket Elektronik hingga Ruang Rawat Serasa di Rumah