Jayapura,detikpapua.com|• Tular Nalar Wilayah Papua Sekolah Kebangsaan memangnya suara Remaja didengar? sebuah portal pembelajaran online yang diinisiasi oleh Masyarakat Papua dan Seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia Google.org, meresmikan serangkaian pelatihan literasi digital untuk memberdayakan pemilih pemula dan penduduk lanjut usia (Remaja) dan Mahasiswa/i menggelar di Aula USTJ Universitas Sains dan Teknologi Jayapura hari, Rabu (2023/09/2023
Program pelatihan yang dinamakan Tular Nalar, Wilayah Papua Sekolah Kebangsaan memangnya suara Remaja didengar? Digital Lansia dan Sekolah Kebangsaan ini akan dilaksanakan tanggal 20 September 2023) Aula USTJ Sekolah Kebangsaan: Memangnya Suara Remaja didengar?
Program ini bernama Tular Nalar,
diprakarsai Mafindo) disupport Google.org
Partner : USTJ, PW Aisyiyah, KPID Papua, UM Papua, UNIYAP, Universitas Okmin Papua,
Turut Hadir :
1. Bapak Isak Rumbarar, MM (Wakil Rektor IV USTJ)
2. Ibu Yofrey Piryamta N. Kebelen/Komisioner Bawaslu Provinsi Papua
3. Bapak Binton Nainggolan/Kepala Dinas Kominfo Kota Jayapura
Dalam kesempatan itu, Isak Rumbarar, MM (Wakil Rektor IV USTJ) menjelaskan bahwa,Tular Nalar bertujuan untuk menjangkau sebanyak mungkin penduduk lansia, Remaja dan Masyarakat belum mengetahui oleh karena itu masih banyak penduduk Remaja yang tinggal di area-area terpencil dan kurang memahami cara kerja internet.
“Pengetahuan mereka yang kurang memadai menjadikan mereka sebagai sasaran empuk untuk berbagai modus penipuan digital dan misinformasi. Oleh karena itu, saya berharap program ini dapat membantu mereka menyaring informasi di internet dan menjadi lebih kritis dalam menerima informasi,” ungkap Isak Rumbarar, MM.
Kesempatan itu juga, Ibu Yofrey Piryamta N. Kebelen/Komisioner Bawaslu Provinsi Papua menyatakan bahwa, percaya bahwa pelatihan-pelatihan ini berperan penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman dalam menggunakan media sosial.
“Program ini membuktikan banyak pihak yang peduli terhadap suksesnya penyelenggaraan pemilu. Rekan-rekan muda paling dekat dengan dunia digital, sehingga perlu diberi pengetahuan untuk bagaimana menghadapi hoax terutama kepada Mahasiswa kita bicara soal Dunia digital bertemu dengan ujar-ujar kebencian hoax yang disebarkan melalui digital oleh karena itu, melalui kegiatan ini memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada Masyarakat dan khususnya untuk kalangan Mahasiswa/i Dunia digital menggunakan Dunia digital sehingga benar-benar tahu bagaimana carah mengatasi pengebaran hoax jadi kegiatan-kegiatan seperti ini teman-teman juga sudah diberikan pengetahuan bisa mengawal bersama-sama. Harapannya kedepan mengawal pemilu Tanah Papua”. Yofrey Piryamta N. Kebelen
Binton Nainggolan/Kepala Dinas Kominfo Kota Jayapura, mengungkapkan bahwa, seiring dengan cepatnya perkembangan teknologi, literasi digital memiliki peranan penting untuk membantu kelompok-kelompok masyarakat yang terpinggirkan karena terbatasnya kemampuan mereka dalam mengakses teknologi.
“Melalui upaya inklusi digital, tidak akan ada masyarakat yang tertinggal terlepas dari latar belakang, usia dan identitas mereka. Dengan merangkul para lansia dan Remaja mengajari mereka kemampuan literasi digital dasar, Tular Nalar telah membantu mereka dalam menikmati ruang digital seperti masyarakat lainnya,” pungkasnya Binton Nainggolan
(Detikpapua/Emanuel H. Boga)
![]()

More Stories
DPRK Jayawijaya Temukan Praktik Penimbunan BBM di Wamena
Pemkab Jayawijaya Gelar GPM Tekan Inflasi Daerah dan Jelang Idulfitri
Maskapai Trigana Air di Wamena Siapkan Extra Flight Hadapi Angkutan Lebaran