15 September 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, Dinkes Provinsi Papua Tengah Gelar Workshop Integrasi Layanan Primer

DETIKPAPUA.COM ;- NABIRE – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan primer di Provinsi Papua Tengah, dinas kesehatan provinsi papua tengah gelar Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar di Kabupaten Nabire, pada 7 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 7–16 Agustus 2026 tersebut diikuti sebanyak 30 peserta dari pegawai dinas kesehatan provinsi papua tengah dan dipusatkan di Rumah Makan Selera, Jalan Pemuda, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Ketua Panitia Workshop Integrasi Layanan Primer, Sutirah Kobogau, S.Kep., Ns, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan transformasi kesehatan, khususnya transformasi layanan primer melalui penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan upaya mendukung kebijakan transformasi kesehatan, khususnya transformasi layanan primer melalui penerapan integrasi layanan primer sesuai arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” ujar Sutirah.

Menurutnya, workshop tersebut memiliki sejumlah tujuan penting, di antaranya meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dasar dan implementasi Integrasi Layanan Primer.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan ILP di fasilitas pelayanan kesehatan serta meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi, berkesinambungan, dan berpusat pada kebutuhan masyarakat.

Sutirah Kobogau juga mengatakan untuk memperkuat pemahaman peserta, panitia menghadirkan narasumber dari Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Makassar, yakni Muhammad Iskandar.

Kehadiran narasumber dari Bapelkes Makassar diharapkan dapat memberikan penguatan pengetahuan dan pemahaman teknis kepada para peserta terkait implementasi Integrasi Layanan Primer di lapangan.

Sutirah mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan di Papua Tengah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan primer serta mendukung keberhasilan implementasi integrasi layanan primer di wilayah Provinsi Papua Tengah,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga workshop tersebut dapat terlaksana.

Sutirah menjelaskan, pelaksanaan Workshop Integrasi Layanan Primer tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bidang kesehatan Tahun Anggaran 2026.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi peningkatan pelayanan kesehatan primer dan mendukung keberhasilan implementasi integrasi layanan primer di wilayah Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya.(*)

Loading

Facebook Comments Box