DETIKPAPUA.COM | NABIRE — Sengketa kepemilikan lahan Gedung Olahraga (GOR) Kotalama Nabire yang diklaim oleh pihak Gereja Imanuel Kotalama memantik perhatian publik. Tokoh masyarakat sekaligus anak perintis Kabupaten Nabire, Piter Worobay, akhirnya angkat bicara menegaskan kejelasan status hukum dan sejarah kawasan tersebut.
Piter Worobay, yang juga merupakan anggota DPR Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa penentuan status aset gereja tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus bersumber pada data administrasi yang resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.
Piter menjelaskan mekanisme pendataan aset yang berlaku di lingkungan gereja. Menurutnya, seluruh kekayaan dan aset gereja dari ribuan jemaat di Tanah Papua terkordinasi dengan rapi.
Piter menyebutkan bahwa baik di tingkat Klasis maupun Sinode terdapat Komisi Aset yang bertugas menginventarisasi seluruh kepemilikan tanah dan bangunan.
Lebih lanjut dikatakan klaim terhadap tanah GOR Kotalama, sebab berdasarkan pendataan yang ada, lahan tersebut tidak tercatat sebagai aset gereja di tingkat Sinode maupun Klasis.
Menurutnya, jika suatu lahan tidak terdaftar dalam buku inventaris komisi aset, maka statusnya bukan milik gereja dan tidak perlu dipeributkan.
Sebagai seorang anak perintis yang tumbuh dan besar di Nabire, Piter menceritakan bahwa lokasi GOR Kotalama sejak dulu dimanfaatkan untuk kepentingan umum.
Piter juga menjelaskan sejak masa kecilnya, lapangan dan gedung tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan publik, seperti Upacara Bendera 17 Agustus, acara kenegaraan, hingga sarana olahraga masyarakat.
Piter menegaskan bahwa sejarah kawasan tersebut jelas dan segala bentuk penyelesaian masalah pertanahan di Nabire harus mengedepankan bukti administrasi hukum yang sah.
Piter Worobay berharap semua pihak dapat bersikap bijak dan melihat persoalan ini secara objektif berdasarkan fakta sejarah serta tertib administrasi demi menjaga kedamaian di Kabupaten Nabire.(*)
![]()

More Stories
Perkuat Sinergi Penanggulangan HIV/AIDS, KPA Papua Pegunungan Gelar Kunjungan Kerja Perdana ke Jayawijaya
Menuju Pelantikan Usai Terima SK, KPA Papua Pegunungan Tegaskan Kerja Kolaborasi Selamatkan Manusia
Pemprov Papua Pegunungan dan Pemda Mamteng Kolaborasi Dorong Komoditas Lokal Lewat Panen Raya