11 Mei 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Seorang Mama Jadi Korban Penembkan di Intan Jaya dan Meninggal Dunia

Intan Jaya, detikpapua –Tim Mediasi konflik Intan Jaya yang dikoordinir oleh Kepala BPMK Intan Jaya, Yoakim Mujizau kembali menemukan salah satu korban meninggal di kampung Ndugusiga Kabupaten Intan Jaya 23 Mei 2025.

Kepala BPMK Intan Jaya, Yoakim Mujizau kepada media menejelaskan  Mama Hetina Mirip (Gangguan jiwa) ditemukan tim mediasi konflik Intan Jaya di kampung Ndugusiga, Intan Jaya tepatnya di depan gereja Katolik Ndugusiga, jelasnya”.

Yoakim Mujizau juga menjelaskan mayat mama Hetina Mirip ditemukan tim setelah mendengar informasi dari masyarakat terkait adanya korban penembakan yang sedang membusuk di kampung Ndugusiga dua hari lalu, ungkapnya”.

Mendengar informasi tersebut Yoakim Mujizau dan tim evakuasi hari ini dan ditemukan mayat mama Hetina Mirip sudah dikubur tetapi sebagian badannya masih terlihat, jelasnya.

Sehingga tim evakuasi lansung berinisiatif menggali mayat yang sudah dikubur dan membakar mayat mama Hetina Mirip sesuai tradisi, ujar yoakim”.

Sebelumnya menurut Ketua Tim Mediasi Konflik Intan Jaya, Yoakim Mujizau pada tanggal 15 Mei 2025 saat ia memimpin tim evakuasi di kampung Jaindapa dan sugapa lama, Ia dan tim evakuasi menemukan mama Hetina Mirip (Gangaguan Jiwa) di rumah dalam keadaan masih hidup.

Yoakim menjelaskan “kami masuk rumah itu kami semua sama-sama kaget karena mama ini ada dalam rumah. Lalu, dia keluar salami kami semua yg datang saat itu dan saat kami pulang, kami antar mama Hetina Mirip ke Titigi di tempat pengungsian masyarakat, jelasnya.

Ia mengaku sangat sedih dan tersayat hati karena seorang mama yang walaupun mengalami gangguan jiwa tapi menyapanya dengan hangat beberapa hari lalu itu ternyata sudah jadi korban, ungkap Yoakim.

“Saya lihat dia tersisa di kampung jaindapa saat itu namun hari ini saya menemukan dan melihat mayatnya”.

Menyoal pelaku, pihaknya mengaku tidak tahu siapa yang tega menghabisi nyawa mama Hetina Mirip yang mengalami gangguan jiwa.

Ia berharap, semua pihak dapat memberikan dukungan dan doa kepada seluruh tim, agar dapat bekerja untuk kemanusiaan di Intan Jaya, sehingga masyarakat di Intan Jaya supaya keadaan ini segera membaik, jelasnya”. (Red)

Loading

Facebook Comments Box