DETIKPAPUA.COM | NABIRE, — Pemerintah Kabupaten Nabire memberikan kesempatan kepada para pedagang di kawasan Pasar Oyehe untuk melakukan penertiban dan pembenahan lapak secara mandiri.
Langkah tersebut disampaikan dalam kegiatan penataan aktivitas perdagangan di Pasar Oyehe, Rabu, 2 September 2026. Kegiatan ini melibatkan Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire, Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nabire.
Kasat Pol PP Kabupaten Nabire, Konstatina Waray, turut mendampingi jajaran Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan dalam memberikan penjelasan langsung kepada para pedagang mengenai rencana pembenahan kawasan pasar.
Dalam penjelasan tersebut, pemerintah tidak langsung melakukan penertiban, tetapi memberikan waktu satu minggu kepada para pedagang untuk menata dan menertibkan sendiri tempat maupun aktivitas jualannya sesuai arahan pemerintah daerah.
Kesempatan tersebut diberikan agar para pedagang dapat mempersiapkan diri sekaligus melakukan pembenahan secara mandiri dan tertib.
Konstatina Waray mengatakan, Satpol PP hadir untuk mendukung proses penataan yang dilakukan pemerintah daerah dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
“Kami memberikan kesempatan kepada para pedagang selama satu minggu untuk menertibkan dan membenahi sendiri tempat jualannya. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik,” ujar Konstatina.
Menurutnya, penataan Pasar Oyehe bertujuan menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, aman dan nyaman, sekaligus menjaga kelancaran akses masyarakat serta arus lalu lintas di sekitar pasar.
Setelah batas waktu satu minggu tersebut, pemerintah daerah akan kembali melakukan evaluasi terhadap kondisi di lapangan dan mengambil langkah selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah berharap para pedagang dapat bekerja sama dan mendukung proses pembenahan sehingga penataan Pasar Oyehe dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan keresahan bagi masyarakat maupun para pedagang.(*)
![]()

More Stories
Dana Otsus Belum Cair, Sekda Maybrat: Terlalu Banyak Sistem yang Mengatur
Okto Sineri: Data OAP Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan dan Ketepatan Dana Otsus
Pemkab Maybrat dan SKALA Papua Barat Daya Dorong Percepatan Pendataan OAP