DETIKPAPUA.COM | NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlokasi di Runway Bandara Lama Nabire, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan pangan murah ini di sambut antusias oleh masyarakat kabupaten nabire, yang mana masyarakat bersdesakan mengantri untuk membeli sembako.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah, Manikem, S.Sos., M.AP., menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan dua tujuan utama menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 serta meringankan beban masyarakat akibat dampak fenomena El Nino.
Lebih lanjut dikatakan Manikem, El Nino menyebabkan kemarau panjang yang berdampak pada kekeringan di mana-mana sehingga banyak tanaman petani yang mati. Langkah kami untuk meringankan beban masyarakat adalah dengan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah ini.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Provinsi Papua Tengah yang telah memfasilitasi dan mendukung penganggaran program ini sehingga dapat terlaksana dengan baik.
Dalam pelaksanaannya, Gerakan Pangan Murah ini melibatkan 12 supplier/distributor serta para peternak telur ayam kampung dan peternak sapi lokal.
Sejumlah bahan pangan pokok dijual dengan harga di bawah standar/harga pasaran karena telah mendapatkan subsidi dari pemerintah. Adapun komoditas pokok yang disediakan antara lain:
Bumbu Dapur: Bawang merah, bawang putih, cabai keriting, dan cabai rawit.
Bahan Pokok & Protein: Daging sapi, telur ayam, beras premium, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu.
Manikem menambahkan, kegiatan pasar murah di Runway Bandara Lama Nabire ini dijadwalkan berlangsung selama satu hari. Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menggelar kegiatan serupa di lain waktu jika kuota anggaran masih tersedia.
“Untuk ke depannya, kami masih merencanakan kegiatan serupa menjelang Hari Pangan Dunia maupun menyambut Hari Raya Natal,” pungkasnya.(*)
![]()

More Stories
Samuel Sauwyar Tokoh Intelektual Sarmi Soroti Penggunaan Dana Otsus di Kabupaten Sarmi
Dana Otsus Belum Cair, Sekda Maybrat: Terlalu Banyak Sistem yang Mengatur
Okto Sineri: Data OAP Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan dan Ketepatan Dana Otsus