16 Juni 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

DETIKPAPUA.COM : Wamena – Pengacara senior Papua, Aloysius Renwarin, S.H., M.H., menilai kerusakan lingkungan akibat operasi PT Freeport Indonesia (PTFI) di Mimika jauh lebih parah dibandingkan gambaran dalam film dokumenter Pesta Babi.

Film Pesta Babi yang sempat dilarang aparat TNI kini dapat diakses publik. Dokumenter itu menyoroti kerusakan hutan dan perampasan tanah adat di Papua Selatan, termasuk menyebut pihak yang bertanggung jawab.

Renwarin, yang berpengalaman mendampingi warga Papua dalam sengketa tanah, menegaskan dampak buruk PTFI sudah berlangsung puluhan tahun namun jarang dibahas terbuka.

“Kerusakan akibat limbah tambang atau tailing yang dibuang PTFI telah merusak lahan sagu dan tempat mencari nafkah warga di lima kampung yang dikenal dengan sebutan Daskam. Masalah ini bahkan telah menjadi sorotan dunia dan dianggap sangat sensitif. Semua pihak sebenarnya mengetahui hal ini, namun banyak yang memilih diam,” ujar Renwarin dikutip Mediacitranusantara.com, 23 Mei 2026.

Ia menjelaskan kerusakan meluas ke ekosistem hutan, biota laut, hingga pendangkalan sungai. Jalur sungai menuju Manasari, Otaqwa, Agunuga, dan Jita kini tak lagi bisa dilalui, warga harus menempuh jalur laut terbuka.

Renwarin mengkhawatirkan keberlangsungan hidup kelompok etnis Nawaripi, Koperapoka, Nayaro, Tipuka, dan Ayuka yang terdampak langsung. Ia juga menyoroti proses AMDAL sejak awal operasi PTFI yang menurutnya tidak transparan terhadap masyarakat Amungme dan Kamoro.

“Pemerintah dan PTFI wajib meninjau kembali masalah ini dengan serius,” tegasnya.

Renwarin menyesalkan belum adanya rencana pemulihan pasca tambang dari pemerintah maupun PTFI. Ia menekankan dokumen pemulihan harus disusun terbuka dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan.

Di akhir pernyataannya, Renwarin mengajak semua pihak bersikap terbuka membahas kerusakan lingkungan, serta meminta PTFI menunjukkan tanggung jawab dan etika terhadap masyarakat yang terdampak. (Red)

Loading

Facebook Comments Box