DETIKPAPUA.COM : Wamena – Puskesmas Wamena Kota hingga kini belum dapat memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam penuh. Keterbatasan tenaga medis dan fasilitas penunjang menjadi kendala utama yang dihadapi.
Hal ini disampaikan oleh PLT Kepala Puskesmas Wamena Kota, dr. Roni, dalam keterangan pers di Wamena, Kamis (4/6/2026).
“Kami sudah buka sampai jam 7 malam. Ke depan memang kami usahakan bisa 24 jam, tapi saat ini belum bisa karena tenaga masih kurang,” ujarnya.
Tenaga Medis Berkurang, dr. Roni menjelaskan, banyak tenaga kesehatan yang memasuki masa pensiun. Tahun ini saja terdapat empat perawat yang akan pensiun, sehingga jumlah petugas jaga tidak mencukupi untuk operasional penuh.
“Kondisi ini membuat kami sulit menutup kebutuhan jaga malam,” katanya.
Fasilitas Masih TerbatasSelain tenaga medis, keterbatasan fasilitas dan peralatan juga menjadi hambatan. Puskesmas masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
“Kami tetap butuh dukungan pemerintah untuk mengembangkan semua yang ada,” tegas dr. Roni.
Inovasi Rekam Medis ElektronikUntuk meningkatkan pelayanan, Puskesmas Wamena Kota berencana menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) bulan ini. Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat mendaftar dari rumah sehingga antrean lebih tertata. Aplikasi ini dikembangkan bersama Kementerian Kesehatan dan BPJS.
Ia juga berharap dukungan dari Kominfo terkait jaringan internet.
“Semua sekarang butuh jaringan yang bagus. Kami mohon bantuan agar layanan bisa berjalan lancar,” katanya.
Pendanaan TerbatasSaat ini, pendanaan puskesmas hanya mengandalkan layanan non-BPJS seperti surat keterangan kesehatan dengan biaya Rp30 ribu. Jumlah tersebut dinilai belum cukup untuk pengembangan fasilitas. (Red).
![]()

More Stories
Launching Administrasi Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 Dimulai
Dinsos Maybrat Salurkan Bantuan Kemensos bagi Warga Terdampak Konflik Sosial di Kampung Sori
Bupati dan Wakil Bupati Syukuran Bersama Warga Tailarek, Luncurkan Program Jayawijaya Terang termasuk Rumah Guru dan Kesehatan