“DPR Papua Pegunungan Pertanyakan Tambahan Anggaran Rp8 Triliun untuk Aceh”
Detikpapua.com : Wamena – Aceh mendapat tambahan anggaran 8 Miliar sebentara di Papua Anggaran Otonomi Khusus hingga anggaran lainya juga di pangkas.
Ketua DPR Papua Pegunungan, Yos Elopere, mempertanyakan keputusan pemerintah pusat yang memberikan tambahan anggaran sebesar Rp8 triliun untuk Aceh, sementara dana Otonomi Khusus (Otsus) dan alokasi APBN bagi Papua Pegunungan justru dipangkas.
Yos menegaskan, pemotongan anggaran tidak seharusnya dilakukan terhadap Papua Pegunungan yang merupakan provinsi baru dan masih membutuhkan dana besar untuk pembangunan.
“Kalau bisa untuk kami di pegunungan atau seluruh Papua itu tidak boleh dilakukan dulu pemangkasan. Masa uang Otsus lagi sudah dipotong itu bagaimana?” ujar Yos Elopere mewakili masyarakat Papua Pegunungan, Senin (25/11).
Ia menambahkan, akses transportasi di wilayah pegunungan sangat bergantung pada pesawat, sehingga biaya pembangunan jauh lebih tinggi dibanding daerah lain.
“Kalau bisa, anggaran yang lain APBN dipotong, tapi uang otsus jangan lagi, jangan dipotong-potong. Karena jangkauan akses untuk pegunungan ini semua pakai pesawat. Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga, semua kabupaten dan distrik ini pakai pesawat,” jelasnya.
Yos berharap pemerintah pusat dapat melihat kondisi Papua Pegunungan secara serius dan mempertimbangkan kembali kebijakan pemangkasan anggaran.
“Kami juga mau sampaikan kepada Bapak Presiden, kenapa Aceh bisa dapat anggaran tambahan Rp8 triliun lebih, sementara Papua Pegunungan justru dikurangi padahal status otsus yang sama,” tegasnya. (AW)
![]()

More Stories
Disdikpora Dogiyai Resmikan Gedung SD Inpres Pagouda
Mahasiswa Jayawijaya Desak Pemerintah Lanny Jaya dan Yahukimo Tangani Kasus Pembunuhan di Wamena Papua Pegunungan
Mahasiswa dan Masyarakat Paniai Gelar Aksi Jilid II, Tolak DOB, Tambang, dan Militer