DETIKPAPUA.COM: Maybrat – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Maybrat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat menyatakan dukungan penuh terhadap Proyek Perubahan (Proper) bertajuk MAPAN (Maybrat Aman Pangan) yang digagas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Korneles Naa.
Dukungan tersebut disampaikan Kepala DPPKB Kabupaten Maybrat Nikanor Kocu dan Sekretaris Dinas Kesehatan yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan saat mengikuti sosialisasi Proyek Perubahan MAPAN di Kantor DPPKB Kabupaten Maybrat, Rabu (22/7/2026).
Korneles Naa menjelaskan, Proyek Perubahan MAPAN merupakan inovasi yang diusung dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Gelombang II Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Samarinda, Kalimantan Timur. Program tersebut mengusung strategi peningkatan ketahanan pangan keluarga melalui penguatan UMKM pangan yang terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Sepanjang Hari (SSH).
Kepala DPPKB Kabupaten Maybrat, Nikanor Kocu, mengapresiasi langkah Kepala Dinas Ketahanan Pangan yang membangun kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan implementasi MAPAN.
“Kami bersama seluruh jajaran mendukung penuh Proyek Perubahan MAPAN agar dapat diimplementasikan di Kabupaten Maybrat. Inovasi ini sangat baik karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama penguatan ketahanan pangan keluarga dan UMKM,” ujar Nikanor.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Maybrat bersama DPRK dapat memberikan dukungan melalui regulasi agar program tersebut memiliki landasan yang kuat.
“Saya berharap Bupati dan DPRK dapat mendorong lahirnya Peraturan Bupati atau regulasi lainnya sehingga inovasi ini dapat berjalan secara berkelanjutan. MAPAN juga sejalan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis, sehingga sudah selayaknya kita dukung bersama,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat menyampaikan apresiasi terhadap gagasan MAPAN yang dinilai mampu mendorong setiap keluarga memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk mendukung ketahanan pangan.
“MAPAN bukan sekadar slogan. Inovasi ini mengajak setiap ASN dan masyarakat memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam maupun beternak sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Ketahanan pangan harus dimulai dari keluarga, kemudian berkembang ke kelompok dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai pemanfaatan lahan pekarangan menjadi langkah sederhana yang memberi dampak besar terhadap kemandirian pangan masyarakat.
“Saya mendukung penuh Proyek Perubahan MAPAN dan berharap inovasi ini terus berlanjut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maybrat,” tutupnya.
Sosialisasi di DPPKB dan Dinas Kesehatan menjadi instansi ketiga yang dikunjungi Korneles Naa dalam rangka memperkuat dukungan lintas perangkat daerah terhadap implementasi Proyek Perubahan MAPAN di Kabupaten Maybrat.
Pewarta: Charles Fatie
![]()

More Stories
Konferensi IV GKII Daerah Baliem Tengah Resmi Dibuka, Pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya Tekankan Kemitraan Strategis
GKII Baliem Tengah Gelar Konferensi IV, Pemkab Jayawijaya Tekankan Peran Strategis Gereja dan Perdamaian
Seminar Wawasan Kebangsaan di Nabire Dorong Generasi Muda Papua Tengah Cerdas, Nasionalis dan Kreatif