Nabire, detikpapua — Kepolisian Resor (Polres) Nabire kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja yang masuk ke wilayah Kota Nabire. Pelaku diketahui membawa ganja dari Jayapura dan membelinya di atas kapal KM Labobar dengan tujuan Jayapura–Nabire, Rabu 12 Desember 2025.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu dalam press release, Selasa pagi, menjelaskan bahwa ganja tersebut rencananya akan dikonsumsi sendiri sekaligus diedarkan di Kota Nabire.
“Dari tangan pelaku kami berhasil mengamankan 30 paket bungkus besar yang diduga narkotika jenis ganja, satu ransel berwarna hijau, satu kantong plastik hitam, satu lakban kuning, serta satu unit handphone merek Oppo,” ungkap Kapolres.
Saat ini, kasus tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 111 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
AKBP Samuel juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, sejak Januari hingga saat ini, kasus narkoba di Kabupaten Nabire terjadi berulang kali. Tidak hanya melibatkan orang dewasa, namun juga anak-anak di bawah umur.
“Kami bekerja sama dengan seluruh stakeholder terkait terus melakukan pengungkapan. Sangat memprihatinkan karena pelakunya tidak hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak yang diduga diiming-imingi atau sudah merasakan efek narkotika,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Nabire mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang masih berstatus pelajar maupun mahasiswa.
“Pembinaan dari rumah harus benar-benar diefektifkan. Anak-anak harus dibekali iman yang kuat agar memiliki daya tangkal terhadap narkoba dan tidak mudah tergiur,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat dewasa untuk menjauhi narkoba dan memilih pekerjaan yang halal meskipun hasilnya kecil.
“Masih banyak pekerjaan positif yang bisa dilakukan. Jangan sampai terlibat narkoba karena penyesalan selalu datang terlambat dan dampaknya sangat besar bagi keluarga, masa depan anak, serta psikologis keluarga,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, AKBP Samuel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga masa depan generasi muda Nabire.
“Mari kita bergandengan tangan menjaga anak-anak kita dan memperkuat iman serta takwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai benteng utama dari bahaya narkoba,” pungkasnya.
![]()

More Stories
Gubernur dan Wagub Papua Tengah Serahkan Laptop untuk Pelajar di Intan Jaya, Dorong Pendidikan dan Pelestarian Budaya
DPW Partai NasDem Papua Tengah Resmi Dilantik, Natalis Tabuni Nahkodai Kepengurusan
Cuaca Nabire Dipengaruhi Musim Peralihan, Potensi Hujan Masih Tinggi