DETIKPAPUA.COM : Jayapura – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia atau PMKRI Cabang Jayapura Santo Efrem Meminta Pihak Militer TNI-POLRI harus memberlakukan nilai kemanusiaan di seluruh Tanah Papua.
Menanggapi sebuah video berdurasi 1 menit 14 detik, yang merekam aksi keji sekelompok oknum militer melakukan penyiksaan sadis terhadap warga sipil di Papua viral di media sosial Ketua Presidium PMKRI Cabang Jayapura St Efrem angkat bicara.
Menurut Ketua PMKRI Cabang Jayapura, video yang beredar tentang penyiksaan yang di lakukan terhadap salah orang asli Papua, tindakan yang di lakukan oleh oknum TNI ini sangat sadis, tentunya sebagai manusia yang memiliki insan akan merasa iba dan tidak menerima tindakan yang di lakukan oleh oknum militer tersebut.
“kami meminta Pihak TNI yang ada di tanah Papua agar tidak memberlakukan Manusia ibarat binatang buruan, manusia Papua juga sama seperti manusia-manusia lain yang ada di muka bumi Indonesia ini,” katanya kepada media ini, pada, Jumat,(22/3/2024).
Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia berharap panglima dan pangdam cendrawasih segera menyelidiki kepastian video yang beredar itu apakah benar Anggota mereka yang menyiksa warga atau kah ada indikasi lain, dan juga memberikan tindakan hukum yang setimpal sesuai dengan hukum Militer yang berlaku kepada pelaku penyiksaan tersebut.
Dengan melihat ini kami meminta kepada pihak militer agar segera:
1. Lakukan investigasi tentang video yang beredar tersebut.
2. TNI-POLRI tidak boleh bertindak semena-mena terhadap manusia khususnya Manusia Papua karena manusia Papua juga sama seperti manusia lainnya.
3. Segera berikan tindakan hukum yang setimpal terhadap Pelaku penyiksaan sesuai dengan prosedur hukum militer yang berlaku.(AH)
![]()

More Stories
Papua Reggae Festival XI Digelar, Ruang Persatuan Tradisi Orang Papua
Tokoh Intelektual Suku Mek Desak TNI-Polri dan Marinir Beri Kejelasan Terkait Dugaan Penangkapan Dua Pemuda di Yahukimo
Papua Reggae Festival XI Siap Guncang di Nabire, Panitia Pastikan Rekor MURI Terbanyak