11 Mei 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Peningkatan Akses Jalan dan Infrastruktur Dasar Jadi Fokus PUPR Papua Pegunungan 2025

Detikpapua.com : Wamena,- Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar di tahun anggaran 2025, dengan penekanan utama pada jaringan jalan provinsi dan kabupaten. Sejumlah program strategis lainnya, seperti pembangunan jembatan, sarana air bersih, sanitasi, serta hunian untuk relokasi di kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), juga turut masuk dalam daftar kerja utama.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUPR Papua Pegunungan, Tunggul Wijaya Panggabean, saat ditemui di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (23/6/2025).

“Mayoritas pekerjaan PU tahun ini fokus di infrastruktur jalan. Tapi ada juga pembangunan jembatan, air bersih, sanitasi, dan rumah, terutama untuk relokasi di kawasan KIPP. Kami juga melibatkan pengusaha kecil dari Papua, itu cukup besar porsinya tahun ini,” ujar Tunggul.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini proses pembangunan masih berada dalam tahap lelang. Pendanaan utamanya berasal dari Dana Transfer Infrastruktur (DTI) yang baru disetujui oleh pemerintah pusat pada minggu lalu.

“Saat ini masih dalam proses lelang. Beberapa paket sudah mulai dilelang. Dana dari DTI baru final minggu lalu di DJPK, jadi minggu ini kami mulai proses pelelangan semuanya,” katanya.

Total anggaran tahun ini mencapai sekitar Rp500 miliar, sebagian besar berasal dari dana pemerintah pusat termasuk tambahan dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

“Penggunaan dana DTI itu terbatas, tidak bisa dipakai untuk bangun perumahan atau kantor. Maka itu kami sedang koordinasi agar ada tambahan anggaran dari pusat untuk menutupi kebutuhan yang tidak bisa dibiayai DTI,” jelasnya.

Pembangunan jalan menjadi prioritas utama, terutama untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang selama ini masih sulit dijangkau. Proyek besar dengan nilai anggaran lebih dari Rp300 miliar disebut menjadi salah satu fokus utama tahun ini.

“Hampir semua kabupaten kami intervensi. Jembatan juga sama, ada beberapa yang strategis dan jadi prioritas,” tutupnya. (Red)

Loading

Facebook Comments Box