9 September 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Pemprov Papua Tengah Susun RAD PAUD HI, Perkuat Fondasi SDM Sejak Usia Dini

DETIKPAPUA.COM | NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong penguatan sumber daya manusia sejak usia dini. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyusun Rencana Aksi Daerah Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif (RAD PAUD HI).

Upaya tersebut ditandai dengan pembukaan Sosialisasi dan Penyusunan RAD PAUD HI yang berlangsung di Aula Ballroom Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu (26/8/2026), sekitar pukul 10.00 WIT.

Kegiatan lintas sektor yang mendapat dukungan hibah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah ini melibatkan sekitar 50 peserta. Mereka berasal dari jajaran pemerintah kabupaten, Bapperinda, OPD teknis dari delapan kabupaten, Pokja Bunda PAUD, serta pemateri dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan UNICEF.

Forum tersebut menjadi ruang untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun dokumen perencanaan secara partisipatif.

RAD PAUD HI nantinya akan mengintegrasikan berbagai kebutuhan anak secara menyeluruh, mulai dari pendidikan, kesehatan dan gizi, pengasuhan hingga perlindungan anak.

Mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Viktor Fun, menegaskan bahwa perhatian terhadap anak pada periode emas atau golden age merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, masa usia dini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, intervensi terhadap kebutuhan anak harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Viktor mengatakan kondisi geografis Papua Tengah yang luas serta belum meratanya akses terhadap layanan dasar menjadi tantangan tersendiri dalam pemenuhan hak anak.

Karena itu, perencanaan pembangunan harus disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Gubernur Meki Nawipa juga menekankan agar RAD PAUD HI tidak sekadar menjadi dokumen administratif yang selesai setelah disusun.

“Penyusunan RAD PAUD HI ini harus menjadi dokumen yang benar-benar dapat dilaksanakan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif, serta terintegrasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah,” tegas Meki Nawipa.

Dalam proses penyusunan RAD PAUD HI, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggandeng kementerian terkait serta UNICEF.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat regulasi sekaligus membangun payung hukum yang mendukung pelaksanaan program PAUD HI, baik di tingkat provinsi maupun di delapan kabupaten.

Pemerintah juga mendorong seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi agar pemenuhan kebutuhan anak tidak berjalan sendiri-sendiri atau sektoral.

Melalui pendekatan holistik-integratif, setiap sektor diharapkan dapat menjalankan peran sesuai kewenangannya sehingga kebutuhan anak dapat ditangani secara lebih menyeluruh.

Pemprov Papua Tengah berharap penyusunan RAD PAUD HI yang terukur dan berkelanjutan dapat menjadi pijakan kuat dalam membangun generasi masa depan.

Bukan hanya cerdas secara akademik, anak-anak Papua Tengah diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, ceria, terlindungi, memiliki karakter kuat, serta mampu bersaing.

Dengan demikian, investasi pembangunan sejak usia dini diharapkan menjadi bagian penting dari upaya Papua Tengah menyiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk masa depan daerah. (*)

Loading

Facebook Comments Box