16 Agustus 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Pemprov Papua Tengah Salurkan 300 Paket Bantuan untuk Anak Terlantar di Paniai

Paniai, detikpapua – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menyalurkan bantuan permakanan dan sandang bagi ratusan anak terlantar di Kabupaten Paniai, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial dan pemenuhan hak dasar anak.

Penyaluran bantuan berlangsung sejak pukul 09.00 WIT hingga selesai di dua lokasi, yakni Yayasan Rumah Roti Papua Paniai dan TK Yegeka Paniai. Di Yayasan Rumah Roti Papua Paniai, bantuan diserahkan kepada 150 anak terlantar yang selama ini berada dalam pendampingan Pendeta Nur. Sementara di TK Yegeka Paniai, bantuan diterima oleh 70 anak, didampingi langsung oleh Kepala Sekolah, Susana.

Secara keseluruhan, Dinsos P3A Provinsi Papua Tengah menyalurkan sebanyak 300 paket bantuan sosial bagi anak-anak terlantar di Kabupaten Paniai. Bantuan permakanan yang disalurkan meliputi beras 10 kilogram, telur satu rak, susu kaleng, ikan sarden, teh, gula, dan kacang hijau. Selain itu, anak-anak juga menerima bantuan sandang berupa pakaian layak pakai, alat tulis, perlengkapan mandi, serta bed cover untuk menunjang kebutuhan dasar mereka.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut disaksikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Paniai, Sam Nawipa, bersama para pengelola lembaga penerima bantuan. Kehadiran unsur pemerintah daerah mencerminkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Paniai dalam memperkuat sistem perlindungan sosial bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak terlantar.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Paniai, Sam Nawipa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinsos P3A. Ia menilai bantuan tersebut memberikan dampak langsung dalam meringankan beban para pengasuh sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan dasar anak-anak.

“Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak dan para pengelola. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan di Paniai secara berkelanjutan dan tepat sasaran,” ujar Sam.

Apresiasi serupa disampaikan Pendeta Nur, pengelola Yayasan Rumah Roti Papua Paniai. Ia menilai bantuan tersebut sebagai bukti nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah terhadap anak-anak terlantar. Hal senada disampaikan Susana, Kepala Sekolah TK Yegeka Paniai, yang berharap bantuan ini dapat menambah semangat belajar anak-anak serta mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Provinsi Papua Tengah, Roni Misikmbo, S.Sos., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Paniai merupakan bagian dari program perlindungan sosial yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah Papua Tengah. Pada tahun 2025, program serupa telah dilaksanakan di Kabupaten Nabire, Kabupaten Mimika bagi penyandang disabilitas, serta Kabupaten Dogiyai untuk kelompok lanjut usia.

“Pada tahun 2026, kami terus melakukan pendataan di kabupaten-kabupaten lain yang belum menerima bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan,” jelas Roni.

Roni menegaskan bahwa keberhasilan program perlindungan sosial membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, agar anak-anak di Papua Tengah dapat tumbuh sehat, terlindungi, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., atas komitmen dan kepeduliannya terhadap kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya anak-anak terlantar.

Bantuan sosial tersebut disambut antusias oleh para penerima manfaat, sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menghadirkan harapan, perlindungan, dan kepastian layanan bagi masa depan anak-anak Papua Tengah. (Red)

Loading

Facebook Comments Box