17 Agustus 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Pemprov Papua Tengah Berangkatkan Peserta Bimbel Sekolah Kedinasan, Siapkan Generasi OAP Bersaing di Tingkat Nasional

Nabire, detikpapua;– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dengan memberangkatkan peserta Bimbingan Belajar (Bimbel) bagi putra-putri Orang Asli Papua (OAP) yang akan mengikuti seleksi sekolah kedinasan tahun 2026.

Program yang dilepas di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Sabtu (20/6/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mencetak generasi muda Papua yang mampu bersaing pada proses seleksi nasional sekaligus meningkatkan keterwakilan Orang Asli Papua di berbagai institusi pemerintahan.

Pelepasan peserta dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.

Dalam arahannya, Silwanus menegaskan bahwa kesempatan mengikuti program pembinaan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena merupakan investasi pemerintah daerah dalam menyiapkan calon aparatur masa depan yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat pengabdian.

Ia menjelaskan, bimbingan belajar tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, kesiapan fisik, serta mental peserta agar mampu menghadapi proses seleksi yang berlangsung secara kompetitif.

“Kalian dipersiapkan bukan hanya untuk lulus seleksi, tetapi juga menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, dan siap mengemban tanggung jawab sebagai generasi penerus Papua Tengah,” ujar Silwanus.

Selama mengikuti pembinaan di Jayapura yang dijadwalkan berlangsung sekitar dua bulan, para peserta juga diingatkan untuk menjaga kesehatan, menaati seluruh aturan yang telah ditetapkan, serta menjaga nama baik keluarga dan daerah.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menilai program ini menjadi salah satu strategi penting untuk membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda Papua dalam memasuki sekolah-sekolah kedinasan, sehingga ke depan semakin banyak putra-putri daerah yang dapat mengisi berbagai posisi strategis di lingkungan pemerintahan.

Selain memberikan motivasi kepada peserta, pemerintah juga meminta para pembina dan pendamping menjalankan tugas secara optimal melalui pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan agar seluruh peserta memperoleh pendampingan selama proses persiapan berlangsung.

Melalui program tersebut, Pemprov Papua Tengah berharap semakin banyak putra-putri Orang Asli Papua berhasil lolos ke berbagai sekolah kedinasan nasional dan kelak kembali mengabdi untuk memperkuat pelayanan publik serta mendorong percepatan pembangunan di Papua Tengah. (*)

Loading

Facebook Comments Box