Nabire, Detikpapua.com | Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (Dinas Admin Dukcapil PMK) Provinsi Papua Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait penyediaan data kependudukan provinsi dengan tema “Percepatan Pendataan dan Penginputan Database Orang Asli Papua di Provinsi Papua Tengah Tahun 2025.”
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Papua Tengah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tumiran, di Nabire, Senin (8/12/2025).
FGD berlangsung pada 8–9 Desember dan dihadiri para Kepala Dinas Dukcapil dari delapan kabupaten, kabid, administrator database, serta staf Dinas Admin Dukcapil PMK Provinsi Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Tumiran menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergitas dan menyamakan persepsi agar pelayanan administrasi kependudukan di Papua Tengah semakin baik.
“Meningkatkan sinergitas dan menyamakan persepsi agar Dinas Dukcapil dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya di Papua Tengah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa FGD ini juga berfokus pada penyediaan data kependudukan yang lengkap, akurat, dan mutakhir, terutama data Orang Asli Papua (OAP) sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan.
Tumiran menegaskan bahwa percepatan pendataan dan penginputan data dilakukan melalui aplikasi Siap-Lus OAP.
“Ini untuk memastikan data yang valid, akurat, dan mutakhir sebagai dasar merumuskan kebijakan masa kini dan masa depan,” jelasnya.
Ia mengingatkan bahwa kewenangan penyediaan data kependudukan tingkat provinsi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah.
Tumiran juga mengungkapkan bahwa delapan kabupaten sudah menginput lebih dari 700.000 data, dan pemerintah provinsi akan terus memberikan dukungan.
Setelah FGD ini, tim direncanakan akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mempercepat proses penginputan data. (DAM)
![]()

More Stories
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Pendidikan Gratis dan Motivasi Pelajar Lewat Bantuan Laptop
Pemprov Papua Tengah Salurkan 300 Paket Bantuan untuk Anak Terlantar di Paniai
Pemprov Papua Tengah Tetapkan Retribusi Daerah untuk Optimalisasi Pendapatan dan Pelayanan Publik