Nabire, detikpapua;- – Menjelang perayaan Natal 2025, masyarakat pesisir di Gang Pasar Ikan Smoker, Jl. Yan Maboribo, Kelurahan Siriwini, Distrik Nabire, mendapat perhatian melalui kegiatan Pembagian Sembako dan Sosialisasi Penguatan Peran Masyarakat Pesisir dalam Menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN). Kegiatan yang digelar pada Minggu, 7 Desember 2025, pukul 15.23–16.10 WIT ini dipimpin oleh Permenas Maniani, Ketua Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMPRI) sekaligus tokoh pemuda pesisir Kabupaten Nabire, dan diikuti sekitar 50 peserta.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Yowel Maniani, Arnold Rewang selaku tokoh pemuda pesisir, serta Pdt. Yohana Imbiri, Gembala Sidang Jemaat Sanoba. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, doa, dan penyampaian sambutan oleh Permenas Maniani. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menguatkan peran masyarakat pesisir dalam mendukung keberhasilan Program Strategis Nasional di Kabupaten Nabire. Ia juga mengajak seluruh warga untuk aktif berpartisipasi, berbagi pengalaman, serta bersama-sama merumuskan langkah strategis demi kemajuan pesisir Nabire.
Pada pukul 15.30 WIT, dilakukan penyerahan sembako secara simbolis sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat jelang Natal. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi sosialisasi oleh Permenas Maniani. Ia menjelaskan bahwa pembagian sembako tidak hanya meringankan kebutuhan masyarakat, tetapi sekaligus menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan meningkatkan pemahaman tentang PSN yang memiliki dampak langsung terhadap pembangunan daerah, terutama infrastruktur dan peningkatan layanan dasar.
Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki peran penting sebagai pelaku utama pembangunan melalui dukungan terhadap keamanan lingkungan, kelancaran pembangunan infrastruktur, hingga penyebaran informasi positif. Ia juga menyoroti pentingnya peran pemuda sebagai motor perubahan dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Pemuda diharapkan mampu mendorong ekonomi kerakyatan, memajukan UMKM, serta menjaga stabilitas sosial menjelang Natal.
Pesan moral turut disampaikan, bahwa makna “Papua Merdeka” sejati adalah kebebasan dan kedamaian dalam keluarga serta keharmonisan di lingkungan sosial, bukan melalui simbol atau tindakan yang memecah persatuan. Sosialisasi ditutup dengan doa pada pukul 15.49 WIT, dilanjutkan ramah tamah dan pembagian sembako hingga selesai pada pukul 16.10 WIT.
Kegiatan ini menjadi upaya nyata pemberdayaan masyarakat pesisir Nabire agar dapat mengambil bagian dalam pembangunan nasional sekaligus membantu meringankan kebutuhan masyarakat jelang Natal. Melalui kegiatan ini, diharapkan Program Strategis Nasional benar-benar memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, mengurangi beban masyarakat, serta memperkuat solidaritas sosial di lingkungan pesisir Kabupaten Nabire.(Red)
![]()

More Stories
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Pendidikan Gratis dan Motivasi Pelajar Lewat Bantuan Laptop
Mahasiswa Yahukimo Desak Hentikan Operasi Militer dan Investasi Masif di Dekai
Disdikpora Dogiyai Resmikan Gedung SD Inpres Pagouda