17 Agustus 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Pejabat Administrator dan Pengawas Dinas Ketahanan Pangan Maybrat Resmi Sertijab

DETIKPAPUA.COM: MAYBRAT– Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) pejabat administrator dan pengawas dari pejabat lama kepada pejabat baru di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan kepada para pejabat yang baru dilantik, serta penandatanganan berita acara penyerahan dan berita acara serah terima jabatan.

Jabatan yang diserahterimakan meliputi Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Distribusi Pangan, Kepala Bidang Kerawanan Pangan, dan Kepala Bidang Pengembangan Konsumsi Pangan.
Acara dipimpin langsung Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Korneles Naa, dan dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Setda Maybrat, Sergius Turot.

Dalam sambutannya, Korneles Naa menyampaikan proses pengisian jabatan di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan mengalami kendala selama hampir empat tahun akibat sejumlah posisi yang kosong karena pejabat meninggal dunia, pindah tugas, maupun belum adanya pengisian jabatan definitif.

“Lebih kurang sepanjang itu belum ada pengisian jabatan. Ada kepala bidang yang meninggal, kita tunjuk Plt. Kemudian ada kepala bidang yang pindah tugas ke Kota Sorong sehingga mengalami kekosongan. Kondisi ini cukup menghambat penyelenggaraan tugas-tugas rutin dinas,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Maybrat yang telah menyelesaikan proses administrasi pengangkatan pejabat setelah mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurutnya, pihak dinas sengaja menunggu seluruh pejabat yang dilantik menerima Surat Keputusan (SK) sebelum melaksanakan sertijab secara resmi.

“Kami memandang pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan memang sudah dilakukan oleh Bupati, tetapi pejabat yang bersangkutan juga harus mendapat legitimasi melalui SK jabatan dari Badan Kepegawaian Daerah. Karena itu kami menunggu sampai proses tersebut selesai,” katanya.

Korneles menjelaskan, sertijab tersebut menandai penyerahan tanggung jawab struktural secara resmi kepada para pejabat baru, termasuk pengelolaan program dan anggaran yang tertuang dalam DPA serta perjanjian kinerja.

“Agenda hari ini bagi kami sudah komplit semuanya, sudah resmi dan selesai. Proses ini menandai pejabat yang baru dilantik sudah resmi menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” tuturnya.

Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh pejabat yang baru menerima amanah agar menjalankan tugas dengan penuh loyalitas, dedikasi, dan semangat pengabdian.

“Perjanjian kinerja yang ditandatangani hari ini merupakan tanggung jawab yang melekat pada jabatan. Mulailah berpikir dan bekerja untuk menjawab berbagai kekurangan yang masih ada. Apa saja yang dilakukan, laporkan kepada kepala dinas supaya kita mencari solusi bersama,” ujarnya.

Korneles mengingatkan pentingnya pelayanan kepada masyarakat, terutama karena urusan pangan berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

“Tugas dan tanggung jawab kita cukup besar dengan anggaran yang terbatas. Tetapi bicara pangan berarti bicara kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi. Kapan saja masyarakat datang meminta bantuan, kita harus menjawab dengan cara yang bijaksana sehingga masyarakat merasa terlayani,” katanya.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Setda Maybrat, Sergius Turot, menilai mutasi, promosi, dan reposisi jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan kapasitas aparatur.

“Reposisi, mutasi, dan promosi dalam dunia birokrasi ASN itu hal yang biasa. Tujuannya untuk penyegaran, meningkatkan kinerja ASN, dan membangun semangat kerja,” ujarnya.

Menurut Sergius, seorang ASN perlu memiliki pengalaman di berbagai bidang agar memahami banyak aspek pekerjaan dalam pemerintahan.

“Kita jangan hanya ditempatkan di satu tempat terus-menerus hingga pensiun. ASN harus mendapat kesempatan belajar dan bekerja di berbagai bidang supaya memiliki pengalaman yang lebih luas,” katanya.

Ia memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan sertijab di Dinas Ketahanan Pangan yang dinilainya berjalan lengkap dan transparan, mulai dari penandatanganan perjanjian kinerja hingga penyerahan DPA kepada masing-masing bidang.

“Hari ini berbeda. Lengkap. Mulai dari kepala dinas, sekretaris sampai kepala bidang. Bahkan langsung dilakukan penandatanganan perjanjian kerja dan pembagian DPA kepada masing-masing bidang. Ini luar biasa,” ujarnya.

Sergius menyebut langkah tersebut merupakan bentuk transparansi dan keterbukaan dalam pengelolaan organisasi serta anggaran.

“Kita tidak temukan di semua OPD seperti ini. Ini namanya transparansi dan keterbukaan. Satu dinas adalah satu tim, mulai dari kepala dinas sampai petugas kebersihan, semuanya harus bekerja sebagai satu kesatuan,” katanya.

Ia berharap pola kerja yang diterapkan di Dinas Ketahanan Pangan dapat menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah lainnya di Kabupaten Maybrat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Pewarta: Charles Fatie

Loading

Facebook Comments Box