“Papua Pegunungan dan Biak Numfor Teken MoU Kerja Sama Berbagai Bidang”
Detikpapua.com : Wamena,- Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, menandatangani perjanjian kerja sama yang mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari perikanan, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Kesepakatan ini dilakukan dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) kerja sama antardaerah yang berlangsung di Gedung KSL, Kota Biak. Rabu (16/7).
“Hari ini kembali dalam sejarah perjalanan pemerintahan di Tanah Papua, khususnya Provinsi Papua Pegunungan dan juga kita di Provinsi Papua, terutama wilayah budaya Saireri, Biak, Kepulauan Yapen, Waropen, dan Supiori. Kita hadir bukan hanya menyaksikan, tetapi juga melaksanakan langkah untuk mempercepat pembangunan di Tanah Papua,” ujar Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra.
Mansnembra menyebut tantangan besar pembangunan di Papua harus dihadapi bersama melalui kolaborasi antardaerah.
“Kita punya satu pemahaman dan konsep bahwa akan ada kerja sama di berbagai bidang antara Provinsi Papua Pegunungan dan kita yang berada di Saireri,” ungkapnya.
Sebagai Ketua Asosiasi Bupati Wilayah Budaya Saireri, ia mengapresiasi terobosan dan inisiatif dari Gubernur Papua Pegunungan John Tabo untuk membangun sinergitas antarwilayah di tengah tantangan pembangunan.
Bupati juga menekankan pentingnya elaborasi distribusi silang antardaerah guna memenuhi kebutuhan bersama, khususnya di sektor perikanan dan pertanian.
“Biak Numfor punya sektor perikanan yang menjanjikan, tapi kami tetap butuh dukungan dari Supiori, Kepulauan Yapen, dan Waropen. Ikan enak itu biasanya dari Supiori. Kepiting terbaik ada di Waropen. Kakap segar tersedia di Yapen. Dan Biak punya semua ukuran ikan,” jelas Mansnembra membanggakan kekayaan perairan Teluk Cenderawasih.
Ia berharap kerja sama lintas daerah ini tidak hanya memperkuat pembangunan fisik dan ekonomi, tapi juga meningkatkan solidaritas sosial dan perputaran ekonomi masyarakat, terutama dilihat dari antusiasme warga Biak menyambut tamu dari wilayah pegunungan.
“Kita harus bersatu untuk saling mendukung perekonomian kita dan pembangunan di atas Tanah Papua,” pungkasnya.
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menilai, potensi hasil laut Kabupaten Biak Numfor mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, termasuk mencegah stunting di daerah pegunungan.
“Ketika anak mengonsumsi ikan segar, maka dia bisa mendapatkan makanan sehat bergizi. Seperti orang Jepang yang banyak makan ikan dan hidupnya sehat,” ujar Tabo pada penandatanganan kerja sama di Biak.
Ia menambahkan bahwa pengiriman ikan dari Biak ke daerah pegunungan akan meningkatkan ekonomi keluarga nelayan dan mendorong perputaran uang di Biak.
“Apalagi sebagian besar ikan merupakan hasil tangkapan nelayan orang asli Papua,” katanya.
Sebagai timbal balik, Pemprov Papua Pegunungan akan mengirimkan hasil kebun, sayur, dan buah-buahan ke Biak Numfor untuk dipasarkan.
“Kami akan kirim sayur dan buah ke Biak. Ini adalah bentuk saling mendukung antar wilayah,” ujar Tabo.
Rakortek ini menjadi langkah awal menyusun agenda pembangunan kolaboratif lintas wilayah demi kemajuan Papua secara menyeluruh. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kepulauan Yapen, Supiori, Waropen, serta Forkopimda TNI-Polri dan investor dari dalam dan luar Papua. (AW).
![]()


More Stories
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Pendidikan Gratis dan Motivasi Pelajar Lewat Bantuan Laptop
Gubernur dan Wagub Papua Tengah Serahkan Laptop untuk Pelajar di Intan Jaya, Dorong Pendidikan dan Pelestarian Budaya
DPW Partai NasDem Papua Tengah Resmi Dilantik, Natalis Tabuni Nahkodai Kepengurusan