Yogyakarta, detikpapua;- Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Moni (IPMMO) Se-Jawa dan Bali sukses menggelar Musyawarah Besar (MUBES) yang berlangsung maraton selama hampir 21 jam, sejak Sabtu (3/1/2026) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (4/1/2026) pukul 04.00 WIB.
Kegiatan yang dipusatkan di Asrama Mahasiswa Papua Kamasan I, Yogyakarta ini diikuti oleh 215 pelajar dan mahasiswa Moni dari berbagai kota studi di wilayah Jawa dan Bali. MUBES berlangsung tertib, demokratis, dan sarat semangat persatuan.
Sebagai forum tertinggi organisasi, MUBES IPMMO menjadi ruang strategis untuk evaluasi kepengurusan lama sekaligus regenerasi kepemimpinan Badan Pengurus Harian (BPH) Pusat IPMMO Se-Jawa dan Bali.
Evaluasi dan Regenerasi Kepemimpinan
MUBES kali ini dipanitiakan oleh BPH Pusat IPMMO Se-Jawa dan Bali Periode 2023–2025 dengan susunan:
Ketua: Ferdinan Selegani
Wakil Ketua: Abener Nagapa
Sekretaris: Feri Sani
Bendahara: Mekena Tipagau
Salah satu agenda krusial adalah pemilihan Ketua BPH Pusat IPMMO Periode 2025–2027. Tiga kandidat resmi bersaing secara sehat dan demokratis, yakni:
Frans Sani (Nomor Urut 01)
Lewi Ugipa (Nomor Urut 02)
Martinus Bagau (Nomor Urut 03)
Melalui mekanisme pemilihan yang mengacu pada AD/ART organisasi, forum MUBES secara sah menetapkan Lewi Ugipa sebagai Ketua BPH Pusat IPMMO Se-Jawa dan Bali Periode 2025–2027.
Susunan BPH Pusat IPMMO 2025–2027
Adapun kepengurusan baru yang ditetapkan adalah:
Ketua: Lewi Ugipa
Wakil Ketua: Martinus Bagau
Sekretaris: Penderikus Bagau
Bendahara: Milance Tipagau
Dengan ditetapkannya kepengurusan baru tersebut, maka BPH Pusat IPMMO Periode 2023–2025 resmi demisioner, dan seluruh mandat organisasi diserahkan kepada pengurus terpilih untuk melanjutkan roda organisasi ke depan.
Kesan dan Pesan Pengurus Lama
Pengurus lama menyampaikan kesan mendalam selama mengabdi di IPMMO. Menurut mereka, IPMMO bukan sekadar organisasi, melainkan rumah bersama yang membentuk karakter, kepemimpinan, serta mempererat persaudaraan pelajar dan mahasiswa Moni asal Kabupaten Intan Jaya.
“Kami bangga pernah berproses di IPMMO. Dinamika organisasi—baik suka maupun duka—telah menempa kedewasaan dan memperkuat rasa cinta terhadap persatuan,” demikian kesan pengurus lama.
Sementara itu, pesan kepada pengurus baru menekankan pentingnya kekompakan, komunikasi yang sehat, serta musyawarah dalam setiap keputusan. IPMMO diharapkan terus menjadi wadah pembinaan karakter, pengembangan intelektual, dan pemersatu pelajar serta mahasiswa Moni di tanah rantau.
MUBES IPMMO Se-Jawa dan Bali 2026 pun ditutup dengan komitmen bersama untuk membawa organisasi semakin maju tanpa meninggalkan nilai-nilai persaudaraan dan identitas ke-Moni.
![]()

More Stories
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Pendidikan Gratis dan Motivasi Pelajar Lewat Bantuan Laptop
Wagub Papua Tengah Tekankan Loyalitas dan Disiplin ASN sebagai Kunci Pembangunan Daerah
Mahasiswa dan Masyarakat Paniai Gelar Aksi Jilid II, Tolak DOB, Tambang, dan Militer