9 Oktober 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Menuju Pelantikan Usai Terima SK, KPA Papua Pegunungan Tegaskan Kerja Kolaborasi Selamatkan Manusia

DETIKPAPUA.COM : WAMENA – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Pegunungan resmi menerima Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Papua Pegunungan. Pascamenerima SK penetapan tersebut, pengurus KPA mengajak seluruh elemen masyarakat, pemangku kepentingan, dan aktivis untuk menghentikan persaingan serta membangun kerja kolaborasi demi menyelamatkan generasi Papua.

​Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua KPA Papua Pegunungan, Nur Dani Wenda, S.H., dalam jumpa pers di Sekretariat KPA Papua Pegunungan Jalan Bhayangkara Wamena, Sabtu (3/10/2026).

​Nur Dani menjelaskan bahwa naskah SK pengangkatan pengurus telah diserahkan langsung oleh Gubernur Papua Pegunungan sejak pertengahan tahun ini, sehingga program-program kerja organisasi sebenarnya sudah mulai bergulir.

​”SK telah resmi kami terima dari Pak Gubernur pada 11 Juni 2026. Oleh sebab itu, kerja-kerja pelayanan kami di lapangan sebenarnya sudah berjalan,” kata Nur Dani Wenda.

​Terkait dengan agenda pelantikan resmi, Nur Dani menyampaikan bahwa pengurus telah menyurat kepada pihak pemerintah provinsi. Namun, kepastian tanggal pelantikan masih menyesuaikan dengan agenda kegiatan kepala daerah.

​”Kami sudah bersurat kepada Pak Gubernur untuk memohon kesediaan waktu beliau. Saat ini kami sedang menunggu jawaban dan terus berkoordinasi. Kami memahami Pak Gubernur memiliki agenda dan tanggung jawab daerah yang besar, sehingga jadwal pelantikan ini sedang dalam tahap koordinasi,” jelasnya.

​Di samping persiapan pelantikan, Nur Dani menyoroti pentingnya konsolidasi di tingkat basis. Pihaknya mengimbau seluruh pihak dan aktivis penanggulangan HIV/AIDS yang ada di daerah untuk bersatu dan mengesampingkan perbedaan.

​”Kepada rekan-rekan yang mungkin selama ini belum menaruh kepercayaan, mari kita bekerja bersama. Amanah ini bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, melainkan untuk misi kemanusiaan menyelamatkan manusia Papua yang sisa dari yang tersisa. Mari rekan-rekan aktivis, kita datang dan bekerja sama,” tegas Nur Dani.

​Ke depan, KPA Provinsi Papua Pegunungan berencana turun langsung melakukan pemantauan dan koordinasi ke delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan. Langkah ini diambil untuk memberikan rekomendasi sekaligus memperkuat peran pengurus KPA di tingkat kabupaten dalam menekan berbagai masalah sosial yang memicu penyebaran HIV/AIDS.

​”Rakyat dan masyarakat itu ada di delapan kabupaten. Maka dari itu, kami di provinsi akan bekerja sama dan turun melakukan pemantauan. Kita harus ambil tindakan tegas terhadap maraknya seks bebas, minuman keras, dan narkoba yang kian tidak terkontrol. Tujuan utama kita hanya satu, yaitu menyelamatkan manusia Papua,” pungkasnya. (Red).

Loading

Facebook Comments Box