17 Agustus 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Massa IPMADO Gelar Aksi Protes Darurat Militer di Dogiyai, Ancam Mobilisasi Lebih Besar

DETIKPAPUA,​DOGIYAI- Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (Ipmado) se-Indonesia menggelar aksi demonstrasi damai pada Jumat (10/7). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap situasi kemanusiaan dan dugaan penetapan status darurat militer di wilayah Kabupaten Dogiyai.

APINDO Dogiyai Apresiasi Komitmen Bupati dan Dorong Penguatan Lapangan Kerja

Korlap IPMADO Marius​ petege, menyatakan bahwa kehadiran aparat militer yang dinilai berlebihan di Dogiyai telah membatasi ruang gerak dan hak hidup masyarakat setempat.

FK-PMLHK Jayapura Gelar Aksi Bersih Kota di Dogiyai

​Sempat Diwarnai Ketegangan ​Aksi massa ini awalnya terbagi di empat titik strategis, meliputi Kamu Utara, Kamu Timur, Dogiyai , dan kamu Selatan.

Bupati Yudas Tebai Buka Sidang Paripurna APBD 2025 DPRD Dogiyai

​Situasi sempat diwarnai ketegangan dan memicu trauma bagi warga di sekitar titik Kota moanemani. Hal ini dipicu oleh kehadiran iring-iringan kendaraan militer yang terdiri dari tujuh mobil dan satu truk di lokasi tersebut.

Meski demikian, massa berhasil meredam suasana sehingga situasi tetap kondusif dan dapat dikendalikan.

​Tunda Statement Resmi, Ancam Aksi Susulan jilid II

​rencana Massa kemudian bergerak menuju Kantor DPRD, ujannya.

setibanya di lokasi Kantor Bupati , mereka gagal menemui para pengambil kebijakan. Bupati, jajaran anggota DPRD, hingga Kapolres Dogiyai dilaporkan sedang tidak berada di tempat.

​Akibat ketidakhadiran para pejabat tersebut, pihak Ipmado se Indonesia memilih untuk menahan diri dan belum menyerahkan pernyataan sikap (statement) resmi mereka.

​”Kami masih menyimpan pernyataan sikap kami. Ke depan, kami akan melakukan mobilisasi massa dalam jumlah yang jauh lebih besar dan kembali menggelar aksi dalam waktu dekat terkait status darurat militer ini,” ujar perwakilan Ipmado dalam keterangannya.

​Setelah menyampaikan aspirasinya massa aksi kembali dengan aman. massa akhirnya membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing dengan tertib dan aman, tutupnya petege.

Loading

Facebook Comments Box