Detikpapua.com : Wamena – Menjelang arus mudik Lebaran, sejumlah maskapai penerbangan yang beroperasi di Wamena, seperti Trigana Air, Sriwijaya Air, dan Wings Air, diminta pihak bandara UPBU Wamena untuk memastikan kesiapan armada dan pelayanan penumpang.
Manager Trigana Air Wamena, Maikel Biduri, mengatakan, pihaknya saat ini mengoperasikan satu pesawat Boeing 737-500 dengan kapasitas 121 penumpang. Dalam kondisi normal, pesawat tersebut terbang tiga kali sehari. Namun, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Trigana menyiapkan tambahan penerbangan menjadi empat kali sehari.
Dengan tambahan penerbangan, kapasitas angkut meningkat dari sekitar 360 penumpang menjadi 480 penumpang per hari.
“Sejauh ini jumlah penumpang masih bisa terakomodasi, apalagi ada maskapai lain seperti Wings dan Sriwijaya yang juga melayani rute Wamena,” jelas Maikel.
Ia menegaskan harga tiket resmi Trigana berkisar Rp500 ribu–Rp600 ribu sesuai ketentuan pemerintah.
“Kalau ada masyarakat membeli tiket sampai Rp1 juta, itu tidak benar. Harga resmi tercatat di tiket, bukan dari omongan penjual. Kalau ada yang dirugikan, silakan lapor dengan bukti agar bisa diproses,” tegasnya.
Selain itu, pihak bandara telah menyiapkan posko pengawasan angkutan Lebaran yang melibatkan aparat keamanan, UPBU, dan Otoritas Bandara (OTBAN). Posko ini akan memantau operasional maskapai, termasuk memastikan harga tiket sesuai aturan.
Maikel juga mengingatkan masyarakat agar membeli tiket sesuai identitas resmi. Hal ini penting untuk jaminan asuransi penerbangan yang nilainya mencapai Rp1 miliar. “Kalau nama tiket tidak sesuai identitas, klaim asuransi tidak bisa diproses. Lebih baik mengikuti prosedur resmi demi keselamatan dan perlindungan penumpang,” ujarnya. (AW)
![]()


More Stories
Raker Alumni IMPT Manokwari Papua Tengah Digelar, Fokus Reuni Akbar 2028
Jhoni Kobogau, S.E , MM Anggota Legislatid DPR Provinsi Papua Tengah: Menitipkan Jerit Rakyat di Meja Kuasa, Sebuah Diplomasi Hati untuk Intan
7 Siswa SD Impres Oyehe Nabire Sakit Usai Konsumsi MBG, Sempat Dirawat—Muncul Dugaan Keracunan vs Alergi Udara