Detikpapua.com : Wamena – Mahasiswa asal Kabupaten Jayawijaya yang menempati Asrama Permanen Jengki di Jakarta Timur mendesak pemerintah daerah segera menangani kerusakan fasilitas dasar, terutama mesin air yang sudah tidak berfungsi selama tiga bulan terakhir.
Ketua Asrama Mahasiswa Jayawijaya Jengki Jakarta Timur, Silvester Logo, mengatakan, kondisi ini sangat menghambat aktivitas perkuliahan mahasiswa.
“Kami sudah tiga bulan mengalami kerusakan total mesin air. Segala upaya komunikasi telah kami lakukan kepada Bapak Bupati maupun ajudan, bahkan ajudan sudah datang melihat kondisi kami dan mengambil foto. Namun sampai hari ini belum ada tindak lanjut,” katanya, Senin (9/3).
Silvester menambahkan, selain kerusakan mesin air, mahasiswa juga menghadapi masalah saluran pembuangan yang tersumbat hingga menyebabkan banjir di kamar, serta keterlambatan pembayaran biaya starling.
“Kami berharap Bapak Bupati Atenius Murib bersama jajaran terkait bisa segera melihat kondisi asrama kami. Kami mahasiswa adalah aset masa depan Jayawijaya, sehingga kebutuhan dasar kami dalam proses perkuliahan perlu diperhatikan secara serius,” ujarnya.
Mahasiswa penghuni Asrama Permanen Jengki menegaskan bahwa keresahan mereka bukan sekadar keluhan, melainkan kebutuhan mendesak yang memengaruhi kelancaran studi di ibu kota. (Red).
![]()

More Stories
Raker Alumni IMPT Manokwari Papua Tengah Digelar, Fokus Reuni Akbar 2028
Jhoni Kobogau, S.E , MM Anggota Legislatid DPR Provinsi Papua Tengah: Menitipkan Jerit Rakyat di Meja Kuasa, Sebuah Diplomasi Hati untuk Intan
7 Siswa SD Impres Oyehe Nabire Sakit Usai Konsumsi MBG, Sempat Dirawat—Muncul Dugaan Keracunan vs Alergi Udara