Detikpapua.com Wamena – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mulai menyiapkan langkah serius menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Persiapan dini dilakukan dengan menata organisasi sebelum masuk ke tahap pembinaan atlet.
Ketua Harian KONI Papua Pegunungan, Paul Wetipo, menegaskan bahwa waktu persiapan yang tersisa harus dimanfaatkan secara maksimal melalui kerja keras dan terstruktur.
“Kita harus kerja maraton. Banyak tahapan yang harus disiapkan dari sekarang supaya atlet-atlet kita benar-benar siap bersaing,” ujarnya di Wamena, Senin (23/2/2026).
Menurut Paul, penataan organisasi menjadi langkah awal yang penting sebelum masuk ke tahap pembinaan atlet secara menyeluruh. Setelah struktur organisasi di tingkat provinsi dan kabupaten tertata, fokus utama akan diarahkan pada pembinaan, koordinasi, dan peningkatan kualitas setiap cabang olahraga.
Ia optimistis, dengan dukungan pemerintah daerah serta komitmen pengurus yang solid, Papua Pegunungan dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Kalau organisasi kuat, pembinaan terarah, maka prestasi akan mengikuti. Target kita jelas, hadir di PON 2028 dengan kesiapan maksimal,” tegasnya.
Dengan semangat baru dan fondasi organisasi yang diperkuat sejak dini, KONI Papua Pegunungan menatap PON 2028 sebagai momentum kebangkitan prestasi olahraga daerah di kancah nasional.
![]()

More Stories
Audrey Disebut dalam Jalur Distribusi Miras di Fakfak, Pernyataan Wabup dan Dewan Adat Kembali Disorot Publik
Pemda Jayawijaya Tekan Inflasi dan Jelang Lebaran Rencana Pasar Murah
Pengaruh Global akan Mempengaruhi Harga BBM dan Ekonomi, Disnaker Perindang: Masyarakat Kembali Hidupi Wen, Wam, Wene