15 September 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Konferensi IV GKII Daerah Baliem Tengah Resmi Dibuka, Pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya Tekankan Kemitraan Strategis

DETIKPAPUA.COM : WAMENA – Konferensi IV Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Baliem Tengah secara resmi dibuka pada Rabu (19/8/2026) di Wamena. Pembukaan forum tertinggi organisasi gereja yang berlangsung selama tiga hari tersebut ditandai dengan pemukulan tifa dan penyematan tanda peserta.

​Acara pembukaan dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Papua Pegunungan Bidang Ekonomi dan Keuangan, Dr. Ishak Yando, Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, jajaran pengurus GKII Wilayah IV Papua, pengurus daerah, panitia, serta kader-kader gereja. Kegiatan dimulainya konferensi diawali dengan prosesi adat bakar batu sebagai bentuk kebersamaan.

​Staf Ahli Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ishak Yando, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan gereja dalam membangun sumber daya manusia serta mental spiritual masyarakat di wilayah Pegunungan Papua.

​”Pembangunan Papua Pegunungan tidak hanya membutuhkan pembangunan jalan dan infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan spiritualitas. Di sinilah peran gereja sangat penting. Pemerintah dan gereja memiliki fungsi yang berbeda, namun tujuannya sama, yaitu kesejahteraan masyarakat,” ujar Ishak Yando saat membacakan sambutan Penjabat Gubernur.

​Ia juga mengapresiasi kontribusi seluruh elemen gereja dan berharap proses dinamika sidang organisasi dapat berjalan lancar demi menghasilkan program kerja yang berdampak nyata.

​”Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, saya menyampaikan selamat kepada panitia dan pengurus GKII Daerah Baliem Tengah. Saya percaya gereja yang kuat adalah gereja yang hadir di tengah kehidupan masyarakat dan memuliakan Tuhan di mana pun berada,” tambahnya.

​Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Pdt. Naman Walilo, menjelaskan rangkaian agenda utama konferensi yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 19 hingga 21 Agustus 2026.

​”Hari pertama diawali dengan tradisi bakar batu, pembukaan resmi, dan registrasi peserta sebelum diserahkan kepada pimpinan sidang. Hari kedua memuat agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban Ketua Daerah Baliem Tengah periode sebelumnya, dilanjutkan pembahasan program kerja baru, evaluasi, hingga pemilihan Ketua Daerah untuk periode lima tahun ke depan,” kata Pdt. Naman Walilo.

​Pdt. Naman menambahkan bahwa Daerah Baliem Tengah memegang posisi vital sebagai pusat percontohan bagi daerah pelayanan sekitarnya.

​”Harapan kami, GKII Daerah Baliem Tengah yang berada di jantung kota Wamena ini dapat menjadi contoh dan model bagi sepuluh daerah pelayanan lainnya di sekitar kita. Siapa pun pemimpin yang terpilih nanti, kami menyerahkan sepenuhnya kepada kehendak dan tuntunan Tuhan,” pungkasnya. (Red).

Loading

Facebook Comments Box