DETIKPAPUA.COM : WAMENA — Daerah Kuyawage, kini mulai diguyur hujan setelah sempat dilanda kemarau panjang serta fenomena embun beku (salju) akibat dampak El Nino global. Meski cuaca mulai berubah, dampak kerusakan terhadap sumber pangan warga dan ternak di wilayah tersebut dilaporkan cukup parah.

Kondisi tersebut disampaikan langsung oleh warga Distrik Kuyawage, Alik Murib, saat tiba di Wamena pada Selasa (1/9/2026). Ia membeberkan bahwa seluruh tanaman warga dipastikan tidak dapat dipanen kembali dalam beberapa hari ke depan.
”Beberapa hari belakangan ini memang sudah turun hujan setelah kemarau panjang. Namun, kemungkinan besar beberapa hari ke depan tidak ada lagi hasil kebun seperti ubi, kentang, keladi, dan sayuran karena semuanya sudah hangus total,” ujar Alik Murib.
Alik menambahkan, meski belum ada laporan korban jiwa, bencana fenomena alam ini telah mematikan hewan ternak warga serta mengancam kesehatan masyarakat setempat.
”Belum ada korban jiwa, tetapi ternak babi milik warga banyak yang mati akibat terkena embun salju. Selain itu, potensi gangguan kesehatan sangat tinggi karena masyarakat masih mengonsumsi air dan sisa tanaman yang terpapar dampak bencana,” jelasnya.
Menanggapi situasi ini, Ketua KNPB Balim Barat asal Kuyawage, Demin Tabuni, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah daerah serta aksi kepedulian dari para mahasiswa di berbagai kota studi.
”Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Nduga, Pemda Puncak, serta Pemprov Papua Pegunungan sudah mengerahkan bantuan bahan makanan baik lewat udara maupun darat, termasuk tim medis yang sudah bersiap di lokasi sejak beberapa pekan lalu. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas respon cepat ini demi keselamatan warga,” ungkap Demin Tabuni, Kamis (3/9/2026).
”Terima kasih juga kepada kawan-kawan solidaritas pelajar, mahasiswa, dan pemuda di Wamena, Jayapura, Nduga, hingga luar Papua yang telah turun ke jalan menggalang dana. Masa pemulihan pascabencana ini butuh waktu lama, kami berharap pemerintah terus melakukan pengawasan dan pengawalan sampai kondisi di Kuyawage benar-benar pulih kembali,” pungkas Demin. (Red).
![]()

More Stories
Warga Bomberay dan Kokas Tak Perlu ke Kota, Bayar Pajak Kendaraan Segera Bisa di Bank Papua
Tiga Petugas Dinas Pertanian Gugur Ditembak OTK Saat Salurkan Bantuan Pangan di Muliama
Pemkab Jayawijaya Gelar Pelatihan Wirausaha, Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda Lokal