Detikapapua.com : Dekai – Kepolisian Polres Yahukimo membebaskan Ketua Sektor Solbi, Menggel Soma, pada Selasa (23/2/2026) pukul 22.23 WIT. Ia diantar langsung ke rumah keluarganya di Jalan KPU Lama, Dekai.
Dalam wawancara dengan wartawan, Menggel Soma menceritakan pengalaman saat penangkapannya. Ia menegaskan bahwa polisi tidak menunjukkan surat perintah penangkapan (SP) dan dirinya dibawa menggunakan mobil militer ke Polres Yahukimo.
“Saya dikriminalisasi untuk mengakui sebagai anggota Kombatan TPNPB. Di ruang interogasi, saya dipukul dengan sepatu laras Brimob hingga wajah saya pusing. Bagian belakang tubuh saya juga mengalami penyiksaan oleh aparat gabungan,” ungkap Menggel Soma.
Namun, setelah Kasat Reskrim Yunus hadir, menurut Soma, tidak ada lagi pemukulan maupun penyiksaan hingga akhirnya ia dibebaskan.
KNPB Yahukimo menilai tindakan penangkapan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap warga sipil. Mereka meminta Polres Yahukimo menghentikan penangkapan liar terhadap aktivis maupun masyarakat sipil di Dekai.
“Kami menilai kepolisian Polres Yahukimo gagal menangani konflik bersenjata antara TPNPB-OPM dan TNI-Polri. Warga sipil seharusnya dilindungi sesuai hukum humaniter internasional dan piagam PBB. Faktanya, dalam dua bulan terakhir, 30 warga sipil ditangkap di Dekai,” tegas R. Kobak, Ketua Diplomasi KNPB Yahukimo.
KNPB juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mengadvokasi kasus penangkapan tersebut. (Red).
![]()

More Stories
Audrey Disebut dalam Jalur Distribusi Miras di Fakfak, Pernyataan Wabup dan Dewan Adat Kembali Disorot Publik
Pemda Jayawijaya Tekan Inflasi dan Jelang Lebaran Rencana Pasar Murah
Pengaruh Global akan Mempengaruhi Harga BBM dan Ekonomi, Disnaker Perindang: Masyarakat Kembali Hidupi Wen, Wam, Wene