15 Maret 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

IPPM-YDM Se-Nabire Bahas Reformasi dan Adaptasi, Begini Harapan Pengurus

Nabire, Detikpapua.Com– 30 Mei 2025 – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Yatamo Deiyai Miyo (IPPM-YDM) se-Kota Studi Nabire menggelar diskusi tematik bertempat di Perumahan Pol-PP, Yayanti, Nabire – Papua Tengah. Ketua Pengurus harap, “harus kita pelajari dan hayati bersama tentang materi ini”

Diskusi ini menghadirkan dua narasumber utama dengan topik berbeda namun saling melengkapi.

Topik pertama berjudul “Perubahan Pola Pikir sebagai Awal Reformasi Organisasi” dibawakan oleh Daud Mote, S.Pd., S.Th., yang menekankan pentingnya transformasi mental dan cara berpikir sebagai langkah awal membangun organisasi yang dinamis dan berdaya saing.

Menurutnya, organisasi pemuda harus keluar dari pola lama yang pasif dan mulai mengadopsi cara pikir terbuka, reflektif, dan inovatif.

Sementara itu, topik kedua “Pintar Mengadaptasi dan Menang dalam Situasi” disampaikan oleh Yohanes Mote, S.Sos., yang memotivasi peserta untuk mampu membaca situasi, beradaptasi secara cerdas, dan mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai tantangan, baik di ranah akademik, organisasi, maupun kehidupan sosial.

Ketua Badan Pengurus IPPM-YDM, Manfred Bunai, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas materi yang disampaikan.

“Kami sangat terinspirasi. Kedua topik ini bukan hanya materi diskusi biasa, tetapi merupakan bagian dari pelajaran hidup dan fondasi membangun organisasi yang sehat.”

Ini yang harus kita pelajari dan hayati bersama. Harapan saya, setelah kegiatan ini, setiap anggota bisa mulai refleksi diri dan bertanya: apa kontribusi saya untuk organisasi ini ke depan? Jangan hanya hadir secara fisik, tapi juga hadir dengan ide, semangat, dan tindakan nyata,” ujarnya penuh semangat.

senior organisasi, Daud Tatogo, S.I.Kom., juga turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa diskusi semacam ini sangat penting untuk membentuk karakter dan mentalitas pemimpin muda di tanah Papua.

“Kita butuh ruang seperti ini agar adik-adik bisa saling asah, asih, dan asuh. Tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga tangguh dalam berpikir dan bertindak.”

Sebab masa depan organisasi ini bukan ditentukan oleh orang luar, tapi oleh kita sendiri oleh seberapa serius kita mau belajar dan bekerja bersama dari sekarang,” ungkapnya memberi semangat.

 

 

 

 

Loading

Facebook Comments Box