DETIKPAPUA.COM : WAMENA — Kerusuhan yang terjadi di kawasan Jalan Bhayangkara Atas, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, tidak hanya merusak sejumlah kendaraan dan ruko, tetapi juga berdampak langsung pada fasilitas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Total kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

Peristiwa bermula ketika berlangsungnya acara pemuda di salah satu lorong Jalan Bhayangkara Atas yang pesertanya diduga berada di bawah pengaruh minuman keras. Situasi memanas saat regu patroli Polres Jayawijaya melintas dan mendapat lemparan batu. Upaya pembubaran oleh aparat berujung perlawanan setelah massa bertambah dan melakukan pelemparan ke arah petugas.
Dalam kericuhan tersebut, massa merusak sejumlah kendaraan dan membakar beberapa ruko di sekitar lokasi, termasuk fasilitas dapur MBG. Aparat gabungan Polres Jayawijaya dan Brimob Batalyon D Wamena bersama pemadam kebakaran bergerak cepat mengendalikan situasi dan memadamkan api sehingga bangunan dapur MBG tidak sampai terbakar habis.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jayawijaya/Wamena Kota sekaligus penanggung jawab dapur MBG, Melkyas Tangkelangan, mengungkapkan bahwa kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar yang mencakup kerusakan kendaraan, barang-barang, serta bahan makanan.
”Kerugian diperkirakan sekitar Rp1,5 miliar, terdiri dari beberapa kendaraan, barang dan makanan,” ujar Melkyas.
Akibat insiden perusakan ini, penyaluran program MBG terganggu secara signifikan. Sebanyak 2.817 porsi makanan yang sedianya didistribusikan kepada para siswa di tujuh sekolah di wilayah Kota Wamena terpaksa batal disalurkan. Pihak terkait saat ini masih fokus melakukan pendataan serta pemulihan fasilitas agar pelayanan gizi bagi anak sekolah dapat segera beroperasi kembali. (Red).
![]()

More Stories
Perkuat Sinergi Penanggulangan HIV/AIDS, KPA Papua Pegunungan Gelar Kunjungan Kerja Perdana ke Jayawijaya
Menuju Pelantikan Usai Terima SK, KPA Papua Pegunungan Tegaskan Kerja Kolaborasi Selamatkan Manusia
Pemprov Papua Pegunungan dan Pemda Mamteng Kolaborasi Dorong Komoditas Lokal Lewat Panen Raya