Fakfak, detikpapua.com – Jika di daerah lain di Indonesia kendaraan bodong di larang bahkan di tertibkan, beda dengan kabupaten Fakfak, Papua Barat. Di kabupaten tertua di Tanah Papua ini, kendaraan bodong di bebaskan untuk beroperasi walupun membayar pajak di pulau Jawa.
Menurut informasi yang di rangkum dari sejumlah narasumber di Fakfak, kendaraan bodong di kabupaten itu dijual secara bebas dan rata-rata asal kendaraan tersebut berasal dari wilayah Jawa.
“Saya beli motor saya (bodong) di areal seberang, harganya 9 juta. Kalo om (redaksi) mua beli, coba cek pasti masih banyak Itu”, kata narasumber yang identitasnya tidak mau di mediakan (23/04/21).
Media detikpapua.com mulai mencari tahu secara mendalam kepada narasumber tersebut. Sebuah pertanyaan dilemparkan kepada nasumber media ini: ‘ apakah selama mengunakan kendaraan bodong di Fakfak, pernah di rahasia’?
Sebuah jawaban yang membuat redaksi detikpapua.com kaget. Dikatakan narasumber tersebut, jika selama dirinya gunakan kendaraan bodong di Fakfak, tak pernah dirinya melihat swiping kendaraan bodong.
“Ah aman. Banyak kok yang gunakan kendaraan bodong, bahkan petugas juga gunakan kendaraan bodong. Masa mau tangkap kita baru mereka sendiri pakai”, katanya.
Jr
![]()

More Stories
Audrey Disebut dalam Jalur Distribusi Miras di Fakfak, Pernyataan Wabup dan Dewan Adat Kembali Disorot Publik
Pemda Jayawijaya Tekan Inflasi dan Jelang Lebaran Rencana Pasar Murah
Pengaruh Global akan Mempengaruhi Harga BBM dan Ekonomi, Disnaker Perindang: Masyarakat Kembali Hidupi Wen, Wam, Wene