12 Maret 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Gubernur Papua Tengah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GPdI Jemaat Imanuel Nabire

NABIRE, DETIKPAPUA.COM | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, yang di Wakili Asisten III Setda Provinsi Papua Tengah Zakarias F. Marey secara resmi menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam Ibadah Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Imanuel Nabire pada Jumat, 6 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa yang di bacakan Asisten III Setda Provinsi Papua Tengah menyampaikan bahwa pembangunan gereja ini merupakan wujud nyata iman dan pengharapan umat kepada Tuhan. Ia berharap gedung tersebut kelak tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi menjadi rumah doa, tempat persekutuan, serta pusat pelayanan rohani yang membawa terang bagi masyarakat di Kabupaten Nabire, Ujar Zakarias.

Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan rumah ibadah. Menurutnya, gereja memiliki peran strategi dalam membentuk moral dan spiritualitas masyarakat.

“Gereja diharapkan menjadi tempat pembinaan iman, pusat pendidikan rohani, serta wadah untuk menanamkan nilai-nilai kasih, damai, dan persaudaraan,” ujar.

Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pembangunan dan seluruh jemaat GPdI Jemaat Imanuel Nabire yang telah bekerja keras menyumbangkan doa, tenaga, hingga dukungan materi, ujarnya”.

Gubernur menekankan bahwa upaya ini adalah pekerjaan mulia untuk membangun kehidupan rohani sekaligus memperkokoh persatuan di tengah masyarakat.

Gubernur berharap agar proses pembangunan dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu di bawah perlindungan Tuhan. Ia mendoakan agar gedung gereja ini menjadi berkat yang luas dan semakin memuliakan nama Tuhan, khususnya di wilayah Nabire dan Papua Tengah secara umum.

​Acara tersebut dihadiri oleh Koordinator Majelis Daerah GPdI Provinsi Papua Tengah, Gembala Sidang, para hamba Tuhan, tokoh adat, serta tokoh masyarakat setempat. (Red)

Loading

Facebook Comments Box