DETIKPAPUA.COM | NABIRE;- Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong penguatan kapasitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam memberikan pendampingan dan pelayanan kepada keluarga di masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa pada kegiatan Bimbingan Teknis kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Nabire, Kamis (13/8/2026). Sambutan tersebut dibacakan oleh Victor Fun, S.Sos., M.Si.
Meki Nawipa dalam sambutannya di bacakan Victoe Fun mengatakan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Gubernur menegaskan, TPK memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan dan pelayanan kepada keluarga. Karena itu, para anggota TPK perlu memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan menggunakan sistem dan aplikasi yang mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Melalui bimbingan teknis ini, peserta mendapatkan penguatan mengenai Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE), penguatan lini lapangan TPK, penggunaan aplikasi SIRIKA dalam distribusi alat kontrasepsi, serta aplikasi SIGA Mobile untuk verifikasi dan eliminasi data.
Meki menilai pemahaman terhadap materi tersebut penting untuk diterapkan secara baik agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan tepat, tertib, dan didukung data yang akurat.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian bimbingan teknis dengan serius serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menjalankan tugas sebagai Tim Pendamping Keluarga.
Selain itu, TPK diminta meningkatkan kualitas pendampingan kepada keluarga dengan memberikan informasi dan pendampingan sesuai kebutuhan masyarakat serta melaksanakan tugas secara bertanggung jawab.
Gubernur juga menekankan pentingnya akurasi data yang dihimpun dan dilaporkan. Menurutnya, data menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan pelaksanaan program sehingga proses verifikasi, pembaruan, dan pelaporan harus dilakukan dengan baik.
Pemanfaatan aplikasi SIRIKA dan SIGA Mobile juga didorong untuk mendukung pelayanan, pendataan, dan pelaporan yang lebih efektif. Di samping itu, koordinasi antara TPK, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pihak terkait lainnya perlu diperkuat agar pelaksanaan program di lapangan berjalan optimal.
Meki berharap seluruh peserta dapat menerapkan materi yang diperoleh selama bimbingan teknis dalam pelaksanaan tugas masing-masing sehingga kualitas pelayanan kepada keluarga di Provinsi Papua Tengah semakin meningkat.(*)
![]()

More Stories
Warga Bomberay dan Kokas Tak Perlu ke Kota, Bayar Pajak Kendaraan Segera Bisa di Bank Papua
Tiga Petugas Dinas Pertanian Gugur Ditembak OTK Saat Salurkan Bantuan Pangan di Muliama
Pemkab Jayawijaya Gelar Pelatihan Wirausaha, Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda Lokal