Nabire, detikpapua;- Panitia Pelaksana (Panpel) Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah Musim 2025–2026 resmi memperkenalkan julukan (nickname) bagi tujuh tim peserta sebagai identitas yang akan mewarnai persaingan kompetisi musim ini. Peluncuran dilakukan melalui akun Instagram resmi @liga4papuatengah_, Selasa (3/3/2026).
Peresmian julukan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter, kebanggaan, dan semangat bertanding setiap tim dalam ajang yang digelar untuk mendukung pengembangan sepak bola Papua Tengah. Kehadiran Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah juga mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur dalam memberikan ruang bagi pembinaan talenta muda sekaligus mendorong kemajuan olahraga sebagai kebanggaan daerah.
Panpel menjelaskan, setiap julukan bukan sekadar nama panggilan, tetapi menggambarkan identitas daerah, kekayaan budaya, ikon lokal, hingga semangat masyarakat yang diwakili masing-masing klub.
Adapun tujuh tim beserta julukannya yakni Persemi Mimika dengan julukan The Golden Boys, Persintan Intan Jaya sebagai Badai Cartenz, Persipuncak Cartenz sebagai Salju Abadi Cartenz, Persipani Paniai dengan julukan Laskar Koteka dari Wissel Meren, Persido Dogiyai sebagai Laskar Ukaa Mapegaa, Persipuja Puncak Jaya dengan julukan Putra Koteka, serta Persidei Deiyai yang dikenal sebagai Badai Gunung Deiyai.
Ketua Panpel Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah, Alfred Fredy Anouw, mengatakan bahwa julukan tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.
“Jaga kebanggaan sepak bola Papua Tengah. Bertandinglah dengan semangat, junjung tinggi sportivitas, tunjukkan skill, bakat, dan talenta terbaik karena tim-tim besar di luar sedang mengamati kalian,” ujarnya.
Menurutnya, Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah bukan hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga panggung bagi pesepak bola muda Papua Tengah untuk memperlihatkan kualitas mereka kepada klub-klub yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui kompetisi ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama PSSI berharap lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang mampu mengharumkan nama Papua Tengah di kancah nasional.
Kompetisi ini mengusung slogan “Satu Bola, Satu Tanah, Satu Papua Tengah. Salam Olahraga.” (*)
![]()

More Stories
Gubernur Meki Nawipa Pimpin Taptu dan Pawai Obor, Semangat Kemerdekaan Membara di Papua Tengah
Uskup Hilarion Ajak Umat Berdoa untuk Perdamaian Maybrat di Tengah Situasi Memprihatinkan
Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Nabire, Dijadwalkan Hadiri Upacara HUT ke-81 RI