15 September 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Gubernur Meki Nawipa Meminta Perkuat Pengawasan Orang Asing di Papua Tengah, Minta Tim PORA Bergerak Cepat

NABIRE, DETIKPAPUA.COM — Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa meminta pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Papua Tengah diperkuat melalui koordinasi lintas instansi.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Tengah, H. Tumiran, saat membuka Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2026, Rabu (26/8/2026).

Gubernur Meki menegaskan, pengawasan orang asing bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Imigrasi. Pengawasan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, kementerian/lembaga, serta berbagai instansi terkait.

Menurutnya, Tim PORA memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi dan pertukaran informasi terkait keberadaan maupun aktivitas orang asing di Papua Tengah.

“Jika ditemukan persoalan di lapangan, jangan menunggu sampai berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Segera lakukan koordinasi sesuai kewenangan masing-masing,” tegas.

Gubernur menyebut Papua Tengah memiliki wilayah yang luas dengan kondisi geografis serta karakteristik daerah yang beragam. Kondisi tersebut membutuhkan sistem pengawasan yang kuat dan komunikasi yang cepat antarlembaga.

Dengan koordinasi yang baik, setiap informasi mengenai keberadaan dan aktivitas orang asing dapat segera diketahui, diverifikasi, serta ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, Gubernur Meki juga mengingatkan agar pengawasan dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai aturan.

Orang asing yang berada dan berkegiatan secara sah di Papua Tengah tetap harus diberikan ruang untuk menjalankan aktivitasnya. Di sisi lain, pemerintah perlu memastikan setiap kegiatan yang dilakukan sesuai dengan izin dan peraturan perundang-undangan.

Gubernur MEki secara khusus meminta seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah turut mendukung kerja Tim PORA, terutama dalam penyampaian data dan informasi yang diperlukan.

“Perkuat koordinasi, pertukaran data dan informasi, serta komunikasi antar lembaga,” pesan Gubernur.

Ia berharap rapat Tim PORA tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi mampu menghasilkan langkah konkret, kesamaan persepsi, dan pola kerja bersama dalam memperkuat pengawasan orang asing.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan sekaligus melindungi kepentingan masyarakat serta pembangunan daerah.

Rapat Tim Pengawasan Orang Asing Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 resmi dibuka pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan tersebut melibatkan unsur Imigrasi, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta anggota Tim PORA.

Melalui forum tersebut, pemerintah berharap koordinasi lintas sektor semakin solid sehingga potensi persoalan terkait keberadaan dan aktivitas orang asing dapat dideteksi lebih awal dan ditangani dengan cepat sesuai kewenangan masing-masing instansi.(*)

 

Loading

Facebook Comments Box