12 Maret 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Gubernur John Tabo Tegaskan Reformasi Anggaran Usai Temuan BPK

Detikpapua.com : Wamena,-   Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bergerak cepat menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap pengelolaan keuangan 2024 di Kabupaten Jayawijaya. Gubernur John Tabo menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh demi memastikan tata kelola anggaran lebih akuntabel.

Dalam apel pagi di halaman kantor gubernur di Wamena, Senin (30/6/2025), Gubernur John Tabo menyampaikan keprihatinannya atas hasil audit BPK yang kembali memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) bagi Jayawijaya. Ia meminta seluruh perangkat daerah bertindak cepat dan bertanggung jawab.

“Segera buat laporan! Cari dan kembalikan barang milik negara yang tidak berada pada tempatnya. Kalau tidak, kita lanjutkan ke proses berikut. Jangan tunggu-tunggu,” tegas Gubernur Tabo.

Gubernur turut menekankan bahwa lemahnya tindak lanjut atas temuan tahun lalu berdampak langsung terhadap keterlambatan penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) pada tahun ini.

“Akibat pengalaman tahun kemarin, sekarang dana belum juga turun. Ini harus jadi pelajaran. Setiap pengguna anggaran wajib buat laporan bulanan yang jelas, supaya dana bisa diproses dan cair tepat waktu,” tambahnya.

Untuk itu, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) ditugaskan segera memantau pelaksanaan anggaran dan menyusun alternatif kebijakan guna menyesuaikan kondisi fiskal yang menantang.

Gubernur juga mengingatkan bahwa keterlambatan Dana Otsus tidak hanya terjadi di Papua Pegunungan, tetapi hampir merata di seluruh provinsi di Papua. Namun, hanya daerah yang pelaporan keuangannya tertib dan tepat waktu yang akan menerima dana langsung dari pemerintah pusat.

“Sekarang sistemnya ketat. Tidak lagi lewat provinsi dulu, tapi langsung dari pusat ke daerah yang laporan dan pertanggungjawabannya rapi. Ini peringatan penting bagi kita semua,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan fiskal, pemerintah provinsi disebut terus menjalin komunikasi dengan kementerian terkait agar hak keuangan daerah tidak terhambat.

Gubernur menutup arahannya dengan apresiasi kepada jajarannya yang telah menunjukkan perbaikan dan mengajak seluruh pihak bekerja lebih disiplin.

“Terima kasih kepada yang sudah melakukan perbaikan. Mari kita kerja dengan sungguh-sungguh, supaya ke depan tidak ada lagi alasan dana terlambat karena kesalahan sendiri,” pungkasnya. (Red).

Loading

Facebook Comments Box