14 Juli 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Gubernur John Tabo Lepas Pemuda Pelopor Papua Pegunungan ke DIY Yogyakarta

DETIKPAPUA.COM : WAMENA – Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C) John Tabo, melepas empat pemuda pelopor dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan untuk mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pelepasan dilakukan dalam apel resmi di Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Senin (15/6).

Dalam sambutannya, Gubernur John Tabo menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah melalui partisipasi aktif dalam kegiatan di Yogyakarta.

“Sebagai saudara, kita semua dari Papua Pegunungan akan mengikuti kegiatan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Laksanakan tugas dengan baik, ikuti semua arahan yang sudah disiapkan, dan bawa nama baik kita,” ujarnya.

Ia berharap keikutsertaan pemuda pelopor ini memberi dampak positif bagi daerah.

“Semoga kegiatan di sana membawa manfaat, memperkuat persahabatan, serta menjadi pengalaman berharga untuk masyarakat Papua Pegunungan,” tambahnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Pegunungan, Timotius Matuan, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa peserta yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dari delapan kabupaten.

“Pemuda yang berangkat adalah mereka yang aktif di organisasi, baik di gereja maupun komunitas, dan punya pengaruh di daerahnya. Tahun ini kita berangkatkan empat orang, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak,” katanya.

Ia menambahkan, para pemuda akan belajar dari pengalaman di DIY, termasuk dalam bidang usaha kecil.

“Ada yang bergerak di usaha kopi, kios, dan lainnya. Kendala yang mereka hadapi di sini akan dibandingkan dengan pengalaman di sana, sehingga bisa menjadi pembelajaran,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pemuda,Dinas Pemuda dan Olahraga, Enggel Bert Mote, menegaskan bahwa setelah kembali, para pemuda diharapkan menjadi narasumber bagi kegiatan di Papua Pegunungan.

“Kami harapkan mereka bisa berbagi pengalaman, menjadi motivator, dan mendukung pengembangan UMKM di daerah. Ke depan targetnya bisa menambah jumlah pemuda pelopor menjadi 10–15 orang,” ungkapnya. (Red).

Loading

Facebook Comments Box