21 Juli 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Gubernur dan Wagub Papua Tengah Serahkan Laptop untuk Pelajar di Intan Jaya, Dorong Pendidikan dan Pelestarian Budaya

Intan Jaya, detikpapua – Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, SH bersama Wakil Gubernur Deinas Geley, S.Sos, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (23/1/2026).

Kunjungan ini sekaligus menepati janji kedua pemimpin definitif Papua Tengah untuk menyerahkan bantuan laptop secara langsung kepada pelajar yang mengikuti Festival Budaya Pelajar pada September 2025. Kali ini, sebanyak 15 unit laptop diberikan kepada para siswa di Intan Jaya.

Saat menyerahkan bantuan, Gubernur Meki Nawipa berpesan kepada para pelajar untuk memanfaatkan laptop dengan sebaik-baiknya.

“Pakai laptop ini baik-baik. Ini bisa membuat kalian menjadi pemimpin suatu saat. Kamu tidak harus menjadi orang yang paling hebat, tetapi harus menjadi orang yang sukses. Laptop ini menjadi tulisan, menjadi hidup, menjadi otak bagi kalian semua,” kata Meki Nawipa.

Selain itu, Gubernur Meki menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan tinggi, serta memastikan ketersediaan beasiswa bagi pelajar Papua Tengah.

“Jangan takut untuk kuliah. Selagi kami masih gubernur dan wakil gubernur, siap membiayai. Negara juga menyiapkan beasiswa melalui KIP (Kartu Indonesia Pintar). Jadi, jangan takut walau orang tua tidak ada atau petani, karena pemerintah hadir untuk mendukung kalian,” tambahnya.

Gubernur Meki juga mengungkap rencana Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan untuk membangun Klinik Matematika dan Klinik Bahasa Inggris di Nabire, sebagai sarana persiapan pelajar dan mahasiswa Papua Tengah agar lebih mudah mendapatkan program beasiswa di masa depan.

“Sekali lagi, ini mungkin hal kecil tapi penting. Saya minta kalian sekolah baik, hidup baik, makan baik, supaya bisa menjadi pemimpin yang menggantikan kami. Jangan takut untuk kuliah, ada beasiswa,” ujarnya.

Tak hanya pendidikan, Gubernur Meki Nawipa juga mengingatkan pentingnya pelestarian budaya Papua sebagai identitas dan jati diri unik.

“Terima kasih sudah hadir dalam Festival Budaya. Kita adalah orang Papua yang harus melestarikan budaya kita. Jangan ragu pakai koteka, jangan malu dengan budaya kita, karena budaya kita mahal,” tegas mantan Bupati Paniai itu.

Kunjungan ini diakhiri dengan kunjungan lanjutan ke distrik Enaro dan Waghete, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bantuan pendidikan dan motivasi bagi generasi muda Papua Tengah tersebar merata.(Red)

Loading

Facebook Comments Box