18 Februari 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

GMKI Wamena: Minta Semua Pihak Kawal Proses Hukum Terhadap Pelaku Aniaya OAP Sampai Tuntas

DETIKPAPUA.COM : Wamena – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wamena Kabupaten Jayawijaya meminta semu pihak terlibat kawal proses hukum terhadap pelaku penganiayaan terhadap warga orang asli Papua yang viral di media sosial hingga tuntas.

Theo Michael Mabel mengatakan, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Wamena menanggapi video yang beredar di media sosial.

“Dari hari kamis malam hingga hari ini Sabtu 23 Maret 2024, setelah kami mencermati video ini kami mengutuk keras para pelaku tindakan biadab yang tidak beradab ini, bahkan lebih dari itu ini tindakan yang tidak manusiawi kami ingin hidup damai di Tanah ini mohon jangan hanya karena persoalan seperti ini membuat kehidupan kami di Tanah ini menjadi tanah yang penuh dengan darah,”ucapnya.

Pihak-pihak terkait baik Pangdam XVII/Cenderawasih, Kapolda Papua, Komnas HAM Republik Indonesia segera membentuk tim investigasi dan usut tuntas hingga ke akar-akarnya.

Kami juga meminta kepada semua pihak untuk mengawal proses ini hingga sampai dengan selesai.

“Ini persoalan kemanusiaan yang tidak bisa dibiarkan begitu saja para pelaku biadab yang tidak beradab itu baik pihak gereja masyarakat bahkan pemerintah mari kita bicarakan demi terciptanya kedamaian dan kenyamanan di Tanah ini,”katanya.

Lanjut, dan kami juga berpesan kepada Panglima TNI hentikan pendroban militer di tanah Papua, berhenti jadikan tanah Papua sebagai daerah Operasi Militer dan kami juga berharap kepada Presiden Republik Indonesia Insinyur Haji Joko Widodo janji-janji manis yang dapat beliau sampaikan tahun lalu bahwa di Indonesia ada 12 kasus pelanggaran berat yang harus diselesaikan diantaranya tiga di Papua yang sampai hari ini tidak diselesaikan.

“Sekarang sudah ada di penghujung masa jabatannya sampai kapan akan diselesaikan ini persoalan kemanusiaan kami mau hidup bebas kami mau hidup damai nyaman di atas tanah kami mohon kami orang yang beradab kami bukan binatang yang harus dicincang dipukul diinjak, sekali lagi gmk cabang Wamena menyoroti hal ini adalah nilai kemanusiaan yang harus semua pihak terlibat menyuarakan dan mengawal semua proses hingga proses ini boleh dapat berjalan dan selesai terima kasih. Tuhan Yesus berkati kita semua,”imbuhnya.(Red)

Loading

Facebook Comments Box