“Komunitas Fans Jerman Wamena Ubah Konsep Konvoi Menjadi Aksi Bersih-Bersih Kota”
DETIKPAPUA.COM : Wamena – Jelang piala dunia tahun 2026, Komunitas Fans Jerman Wamena menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengubah rencana konvoi dukungan Piala Dunia menjadi kegiatan sosial berupa aksi bersih-bersih kota Wamena berlokasi di seputaran tugu salib,Minggu (14/6).

Kegiatan yang melibatkan anggota komunitas fans Jerman wamena dan masyarakat ini dilakukan di seputaran tugu salib Wamena. Dengan membawa peralatan kebersihan, para fans Jerman Wamena memungut sampah, dan menyuarakan tidak membuang sampah sembarang dan menjaga kebersihan.
Ketua Fans Jerman Wamena Samuel Pigai menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Menurutnya, semangat sepak bola tidak hanya diwujudkan melalui dukungan kepada tim favorit, tetapi juga melalui tindakan positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama.
“Awalnya kami merencanakan konvoi untuk menyambut Piala Dunia, tetapi kami sepakat mengubahnya menjadi kegiatan bersih-bersih kota. Kami ingin menunjukkan bahwa suporter sepak bola juga dapat menjadi pelopor kebersihan dan menjaga keindahan Kota Wamena,” ujarnya.
Aksi sosial tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan oleh berbagai komunitas. Selain mempererat persaudaraan antaranggota, kegiatan ini juga menjadi contoh bahwa semangat olahraga dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang bermanfaat bagi daerah.
Dengan mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan, Fans Jerman Wamena berharap Kota Wamena semakin bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Dan menyambut Pesta Sepak Bola Piala Dunia 2026 dengan Damai, Aman, Nyaman dan Indah.(Red).
![]()

More Stories
Launching Administrasi Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 Dimulai
Dinsos Maybrat Salurkan Bantuan Kemensos bagi Warga Terdampak Konflik Sosial di Kampung Sori
Bupati dan Wakil Bupati Syukuran Bersama Warga Tailarek, Luncurkan Program Jayawijaya Terang termasuk Rumah Guru dan Kesehatan