15 September 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

DPRK Maybrat Apresiasi SEHARI Maybrat, Dorong Inovasi Pendidikan Jadi Dasar Perda

DPRK Maybrat Apresiasi SEHARI Maybrat, Dorong Inovasi Pendidikan Jadi Dasar Perda
DETIKPAPUA.COM | MAYBRAT — Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Maybrat memberikan apresiasi dan dukungan terhadap inovasi proyek perubahan SEHARI Maybrat (Sekolah Holistik, Adaptif, Ramah, dan Inovatif) yang digagas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maybrat, Hendrik Frasawi.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRK Maybrat, Silas Frasawi, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) sosialisasi dan pembahasan draf Peraturan Bupati (Perbup) tentang Standar Pendidikan serta inovasi model pendidikan SEHARI Maybrat, yang berlangsung di Kantor DPRK Maybrat, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRK Maybrat, termasuk unsur Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Fraksi Otonomi Khusus (Otsus), Komisi yang membidangi pendidikan, serta sejumlah pejabat di lingkungan Sekretariat DPRK Maybrat.

Silas Frasawi menilai penyusunan standar pendidikan dan model inovasi SEHARI Maybrat menjadi langkah penting dalam membangun kualitas pendidikan sekaligus memperkuat tata kelola pendidikan di Kabupaten Maybrat.

“Dinas Pendidikan sudah menyusun sebuah program yang menjadi satu acuan untuk dapat membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Maybrat. Ini menjadi satu catatan harapan saya kepada seluruh pemangku kepentingan di wilayah Maybrat,” ujar Silas.

Menurutnya, hasil penyusunan program tersebut perlu disosialisasikan secara luas hingga ke berbagai wilayah dan lingkungan di Kabupaten Maybrat agar dapat menjadi acuan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kita menyampaikan ke setiap wilayah, kawasan dan lingkungan kita masing-masing sehingga menjadi satu pemberitahuan, menjadi satu catatan penting yang akan ditindaklanjuti dan dapat didukung oleh semua,” katanya.

Silas juga memberikan apresiasi terhadap Dinas Pendidikan yang dinilai mulai membangun sistem tata kelola pendidikan melalui penyusunan regulasi sebagai dasar pelaksanaan program.

Ia menilai langkah tersebut menjadi sesuatu yang penting dalam perjalanan pemerintahan Kabupaten Maybrat, khususnya dalam membangun fondasi hukum bagi pelaksanaan program pendidikan.

“Selama ini, setiap program kerja yang dikeluarkan atau dilakukan kurang lebih 10 tahun usia daerah, 17 tahun usia kabupaten ini, tidak pernah ada dasar hukum yang menjadi acuan kerja. Ini pertama kali terjadi, Dinas Pendidikan bisa menunjukkan kualitasnya dalam tata kelola manajemen,” ungkapnya.

Silas berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya dalam menyusun program kerja yang memiliki dasar perencanaan dan regulasi yang jelas.

“Kita membutuhkan ke depan setiap pemangku kepentingan yang direkrut untuk masuk sebagai pimpinan OPD harus memiliki klaster seperti ini. Kemajuan wilayah Kabupaten Maybrat pasti akan berkembang ketika didukung oleh pimpinan-pimpinan yang memiliki karakteristik berwibawa, mampu dan berdaya saing,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRK Maybrat menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Hendrik Frasawi, atas gagasan dan penyusunan proyek perubahan SEHARI Maybrat.

“Kami menyampaikan beribu-ribu terima kasih kepada Pak Kadis Pendidikan yang sudah menyusun sebuah program. Hari ini kita duduk bersama dalam Focus Group Discussion, yaitu sosialisasi pembahasan draf Peraturan Bupati tentang standar pendidikan dan inovasi model pendidikan SEHARI Maybrat,” kata Silas.

Ia menegaskan, draf Perbup tentang standar pendidikan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat dasar hukum penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Maybrat.
“Kami mengapresiasi kehadiran kita di sini. Dari Dinas Pendidikan sudah menyusun adanya Peraturan Bupati. Ini menjadi dasar hukum pertama dan terutama untuk menjadi satu acuan bagi kita sama-sama melangkah maju,” tuturnya.

DPRK Maybrat, lanjut Silas, akan menggunakan fungsi pengawasan untuk mendorong penguatan regulasi pendidikan tersebut. Ia bahkan membuka peluang agar regulasi yang disusun dapat ditingkatkan statusnya menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Ini menjadi satu motivasi penting bagi kami sebagai DPR dalam menjalankan tugas dari fungsi pengawasan. Kami akan meningkatkan statusnya untuk kita tingkatkan menjadi Perda,” tegasnya.

Silas juga mendorong agar pembahasan mengenai standar pendidikan dan program prioritas pembangunan daerah dapat dilanjutkan melalui rapat dengar pendapat bersama pemerintah daerah.

“Harapan saya ke depan kita bisa lakukan rapat dengar pendapat lagi, mengundang Bupati bersama pimpinan-pimpinan OPD,” katanya.
Menurut Silas, setiap OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat perlu memiliki perencanaan kerja yang jelas dan memiliki arah pembangunan yang dapat menjadi acuan lintas pemerintahan.

“Harapan kami supaya seluruh perangkat OPD yang ada di wilayah Kabupaten Maybrat ini harus mempunyai Renja dan Renstra yang sifatnya harus diperdakan. Program-program apa yang menjadi prioritas sehingga ini meninggalkan sebuah acuan untuk generasi berikut yang akan dipercayakan dan diberikan mandat untuk melaksanakan program,” pungkasnya.

Melalui dukungan DPRK tersebut, inovasi SEHARI Maybrat diharapkan tidak hanya menjadi proyek perubahan, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari kebijakan pendidikan Kabupaten Maybrat yang memiliki landasan hukum, arah pembangunan yang jelas, serta dapat dilanjutkan secara berkelanjutan.

Pewarta: Charles Fatie

Loading

Facebook Comments Box