DETIKPAPUA.COM : WAMENA – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya menemukan adanya praktik antrean tidak sehat dalam distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di APMS Lasminingsih Wamena, Jumat (13/3/2026). Temuan ini menguatkan keresahan masyarakat yang sebelumnya viral di media sosial.
Ketua Komisi B DPRK Jayawijaya, Yosep Lokobal, mengatakan, praktik pengisian berulang oleh oknum tertentu menjadi masalah utama.
“Temuan kami di lapangan menunjukkan bahwa yang mengantre dari hari ke hari sebenarnya orang yang sama. Mereka menggunakan kendaraan berbeda-beda untuk mengisi BBM berkali-kali,” ujarnya.
Ia menambahkan, sistem kupon yang saat ini hanya berlaku untuk Solar perlu segera diperluas ke Pertalite dan Pertamax.
“Kami melihat perlu adanya penerapan sistem barcode. Dengan sistem itu, akan ketahuan jika satu mobil sudah mengisi BBM, sehingga tidak bisa melakukan pengisian untuk kedua kalinya di hari yang sama,” tegas Yosep. (AW).
![]()

More Stories
Tekankan Keamanan dan Persatuan Pemuda Gereja, Kadinsos Papua Pegunungan Kucurkan Bantuan Dana di Baptis Cup 2026
Laga Eksibisi: Sempat Tertinggal, Tim Ketua Pemuda Denominasi Bangkit Libas Ex-Persiwa Wamena 5-2
Dari Tanah Kei ke Papua, Kisah Kolonel Johanis Tethool yang Menginspirasi Generasi Muda