24 Januari 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Honor Wasit Tak Dibayar, Panitia Bupati Cup Fakfak Disebut Sibuk Cari Nama dan Miras

Fakfak, detikpapua.com — Kekecewaan mendalam disampaikan salah satu wasit Turnamen Sepak Bola Piala Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Cup I Tahun 2025. Ia menilai sepak bola di Kabupaten Fakfak akan sulit berkembang apabila pengelolaannya masih dilandasi kepentingan pencitraan dan praktik yang tidak profesional.

“Saya berani bersumpah, terkait sepak bola di tanah Fakfak ini, tidak ada satu orang pun yang bisa membangun sepak bola Fakfak jika motivasinya mabuk dan hanya mencari nama,” ujar Kepzi, salah satu wasit yang memimpin pertandingan dalam turnamen tersebut, melalui unggahan di grup Facebook Info Kejadian Kota Fakfak, Senin (29/12/2025).

Menurut Kepzi, hingga kini para wasit belum menerima pembayaran jasa atas tugas mereka dalam turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Fakfak ke-125, meskipun turnamen telah lama berakhir.

“Kami wasit sampai hari ini belum dibayar jasa kami pada Piala Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Cup. Padahal turnamen sudah lama selesai,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan beratnya tekanan yang dialami wasit selama memimpin pertandingan. Selain harus menghadapi cacian dan intimidasi di lapangan, para wasit disebut tidak mendapatkan perlindungan maupun perhatian dari panitia pelaksana.

“Sebagai wasit, kami setiap pertandingan dikejar dan dicaci maki sampai tidak ada harga diri. Namun hingga detik ini panitia besar belum juga membayar jasa kami,” katanya.

Lebih lanjut, Kepzi menyoroti adanya insiden kekerasan terhadap wasit yang berujung pada proses hukum di Polres Fakfak. Namun, menurutnya, tidak ada pendampingan dari panitia pelaksana maupun komisi disiplin.

“Ada wasit yang dipukul hingga berurusan di Polres Fakfak, tetapi panitia dan komisi disiplin tidak memberikan bantuan apa pun kepada kami,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Kepzi melontarkan kritik keras terhadap arah pembinaan sepak bola di daerah. Ia menilai olahraga ini akan terus terpuruk apabila dikelola tanpa tanggung jawab dan etika.

“RIP sepak bola Fakfak, jika dibangun dengan landasan mencari nama dan mabuk terus,” tutupnya.

Selain Kepzi, seorang wasit lain yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan bahwa honor mereka hingga kini belum dibayarkan oleh panitia pelaksana.

“Kami wasit memang belum dibayarkan. Parah itu panitia,” ujar sumber tersebut kepada media ini, Selasa (30/12/2025).

Diketahui, Turnamen Sepak Bola Piala Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Cup I Tahun 2025 merupakan ajang yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Fakfak, Bidang Pemuda dan Olahraga, dalam rangka memperingati HUT Kota Fakfak ke-125.

Turnamen tersebut dibuka secara resmi pada 27 Oktober 2025 dan ditutup pada 5 Desember 2025, dengan Disdikpora Kabupaten Fakfak bertindak sebagai penanggung jawab sekaligus penyelenggara kegiatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak panitia pelaksana maupun Disdikpora Kabupaten Fakfak terkait tudingan belum dibayarkannya honor wasit tersebut. Media ini juga masih berupaya menghubungi pihak panitia pelaksana guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi resmi terkait persoalan tersebut. (RJL)

Loading

Facebook Comments Box