15 September 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Gelar Penguatan Kapasitas HAM Bagi Aparatur Negara

Nabire, detikpapua;- Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui dinas kesehatan provinsi papua tengah mengadakan Penguatan Kapasitas HAM Bagi Aparatur Negara, pada rabu 12 Agustus 2026.

Kegiatan di ikuti oleh pegawai dinas kesehatan provinsi papua tengah, dan juga pemateri dari Kementrian HAM.

Adapun materi yang disamapiakn yakni pelayanan kesehatan berdasarkan HAM di Daerah yakni Kesehataan untuk semua tanpa terkecuali dengan tujuan untuk menjelaskan kesehatan sebagai hak dsar manusia, memberi gambaran nyata penerapan prinsip ham di pelayanan sehari-hari, mengidentifikasi tantangan dan solusi di daerah serta menunjukan contoh implementasi melalui program nyata Ko Harus Sehat yang merupkan program unggulan gubernur papua tengah Meki Nawipa dan wakil gubernur papua tengah Deinas Geley.

Sementra itu Kepala dinas kesehatan provinsi papua tengah dr Agus mengatakan bahwa memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata dalam melaksanakan dan menghormati Hak Asasi Manusia (HAM).

Hal tersebut disampaikan dr. Agus dalam kegiatan penguatan pelayanan kesehatan di Provinsi Papua Tengah. Ia menekankan bahwa setiap tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang bermutu, tanpa membedakan latar belakang maupun wilayah tempat tinggal.

“Kalau kita bisa memberikan pelayanan terbaik, itu berarti kita sudah melaksanakan HAM dengan baik,” ujar dr. Agus.

Menurutnya, pelaksanaan HAM dalam sektor kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, tetapi juga pemerintah kabupaten hingga pemerintah pusat. Setiap pihak memiliki tugas dan kewenangan yang harus dijalankan secara maksimal demi kepentingan masyarakat.

Ia menyebutkan, pelayanan kesehatan seperti kesehatan ibu dan anak, imunisasi, pelayanan HIV, malaria, hingga penanganan kusta harus terus diperkuat, baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit.

“Apapun tupoksi kita, apapun bagian kita dan apapun kewenangan kita, baik provinsi, kabupaten maupun pusat, kalau kita bisa bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan sepenuh hati, kita sudah melaksanakan HAM dengan baik,” katanya.

dr. Agus juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan delapan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Menurutnya, pemerintah provinsi tidak dapat bekerja sendiri. Sinergi harus dibangun bersama kepala dinas kesehatan kabupaten, direktur rumah sakit, kepala puskesmas serta seluruh tenaga kesehatan yang berada di lapangan.

“Kami provinsi tidak bisa berdiri sendiri. Bersama delapan kabupaten, bersama direktur rumah sakit, kepala puskesmas dan kepala dinas kabupaten, kita bersama-sama dengan provinsi mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata, berkeadilan dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mempercepat terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang masih menghadapi tantangan akses pelayanan.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap visi, misi dan program prioritas Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, khususnya dalam memperkuat sektor kesehatan dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dasar yang berkualitas.

Di akhir penyampaiannya, dr. Agus memberikan apresiasi sekaligus dorongan kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di berbagai wilayah Papua Tengah.

Ia meminta para tenaga kesehatan tetap semangat menjalankan tugas dan memberikan pelayanan dengan penuh ketulusan.

“Tetap semangat untuk semua nakes medis yang ada di mana pun berada, melayani sepenuh hati. Semoga Tuhan selalu melindungi dan menyertai pelayanan kita setiap harinya,” tuturnya.

Ia berharap seluruh tenaga kesehatan terus menjaga semangat pengabdian sehingga pelayanan kesehatan di Papua Tengah semakin bermutu, merata, berkeadilan dan berkelanjutan.(*)

Loading

Facebook Comments Box