19 April 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Bupati Samaun Minta Maaf, Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Toleransi di Fakfak

FAKFAK, Detikpapua.com – Pemerintah Kabupaten Fakfak kembali menggelar Halal Bihalal bersama masyarakat sebagai momentum memperkuat persatuan pasca Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan yang diselenggarakan bersama Pengurus Peringatan Hari-Hari Besar Islam (PHBI) ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan di Gedung KONI Fakfak, Selasa (24/3/2026) malam.

Acara tersebut menghadirkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan, yang berbaur dalam suasana kekeluargaan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Fakfak Samaun Dahlan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat. Ia mengakui bahwa dalam menjalankan tugas pemerintahan maupun dalam kehidupan sosial, tidak terlepas dari kekhilafan.

“Segala kekhilafan dan kesalahan, baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat, saya mohon maaf. Sebagai pemimpin, saya juga belajar untuk selalu mengikhlaskan dan memaafkan,” ujarnya.

Menurut Samaun, Halal Bihalal bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi ruang refleksi untuk memperbaiki hubungan antarsesama serta memperkuat nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menekankan bahwa kekuatan utama Fakfak terletak pada persatuan dan toleransi yang telah lama terbangun di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

“Kebersamaan adalah fondasi penting dalam membangun daerah. Tanpa itu, pembangunan tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Ia menyebutkan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus dibarengi dengan kesiapan SDM yang unggul dan berdaya saing.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga tengah menggagas program donasi sukarela bagi ASN sebagai bentuk kepedulian sosial lintas agama. Program ini diharapkan dapat mendukung pembangunan rumah ibadah serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau dilakukan secara bersama-sama dan sukarela, kontribusi kecil akan menjadi kekuatan besar untuk membantu sesama,” ungkapnya.

Namun demikian, ia memastikan bahwa rencana tersebut masih akan dikaji lebih lanjut agar pelaksanaannya tetap sesuai dengan ketentuan administratif dan hukum yang berlaku.

Samaun juga menegaskan bahwa nilai kearifan lokal seperti “Satu Tungku Tiga Batu” harus terus dijaga dan diperkuat, tidak hanya sebagai simbol, tetapi sebagai prinsip hidup masyarakat Fakfak.

Melalui momentum Halal Bihalal ini, ia mengajak seluruh masyarakat untuk membuka lembaran baru dengan semangat kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga harmoni dalam keberagaman.

“Dengan persatuan dan toleransi, kita optimis Fakfak akan terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan religius,” pungkasnya.

Loading

Facebook Comments Box