Fakfak – Sebagai tindak lanjut dari pertemuan Human Capital Summit (HCS) 2025 yang diprakarsasi Kementerian ESDM RI di JCC Jakarta, Selasa, 3 Juni 2025 kemarin.
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan terus bergerak dan kepakkan sayap untuk menemui pihak-pihak yang bergerak dibidang swasta dalam rangka percepatan pembangunan Investasi di Kabupaten Fakfak – Papua Barat.
Bahwa kemudian pemerintah punya tanggung jawab memasukkan investasi ke daerah maka tugas lain yang dilakukan juga adalah bagaimana menyiapkan Sumber Daya Manusia yang handal dan kompetitif.
Namun kemudian untuk membuka lapangan pekerjaan maka harus mendorong adanya pembangunan investasi. Salah satunya adalah Pembangunan Pabrik Pupuk.
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan setelah melakukan pertemuan dengan pihak Pupuk Kaltim dalam rangka pembangunan Pabrik Pupuk di Fakfak juga menemui pihak SKK Migas dalam rangka mendukung dan mendorong pembangunan Investasi ini di Fakfak dengan cepat. Tentunya setiap pembangunan Investasi ada tugas investor dan juga tugas pemerintah daerah.
Kabupaten Fakfak pada prinsipnya berdasarkan pernyataan Bupati Fakfak. Samaun Dahlan kepada media ini bahwa siap untuk mendorong percepatan pembangunan Investasi Pabrik Pupuk di Kabupaten Fakfak
Soal progress dan perkembangan. Bupati Fakfak katakan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab dan akan menyelesaikan permasalahan ditingkat masyarakat.
“Saya bertemu langsung dengan pihak Pupuk Kaltim dan juga SKK Migas, kami bersepakat bahwa proses pembangunan pabrik pupuk di Kabupaten Fakfak agar dipercepat dan masing-masing pihak sudah mengetahui tugas dan tanggung jawab
Untuk pemda fakfak. kami garansikan semua persoalan soal lahan akan segera kami selesaikan untuk mendukung percepatan pembangunan investasi ini”, Ujar Samaun Dahlan kepada media ini melalui ponsel selulernya, rabu, 4 Juni 2025 siang.
Pertemuan yang berlangsung di Lantai 39 Kantor SKK Migas. Salah satu pembahasan yang dilakukan adalah soal percepatan perizinan pembangunan pabrik pupuk di Kabupaten Fakfak – Papua Barat.
Para pihak yang bertemu adalah Bupati Fakfak. Samaun Dahlan. Djoko Siswanto Kepala SKK Migas, Ibnu Suhaendra selaku Pengawas Internal. Kemudian hadir juga Rudi sebagai Ketua Yayasan Australian Independent School.
Selanjutnya permintaan dari pihak SKK Migas kepada Bupati Fakfak bahwa Permasalahan terkait pembangunan pabrik pupuk oleh PT Pupuk Indonesia di Fak Fak tentunya meminta dukungan Bupati Fakfak dan jajaran pemerintahannya dalam proses pembangunan pabrik dimaksud
Salah satu yang diminta adalah segera terbitkan surat sertifikasi lahan, hal ini direspon Bupati Fakfak bahwa akan segera dilakukan proses permintaan tersebut sebagai bentuk syarat dalam pembangunan pabrik pupuk.
Bupati kemudian sampaikan bahwa rencana pembangunan pabrik pupuk di Fakfak saat ini sudah tidak ada masalah dan yang bertanggung jawab adalah Bupati Fak Fak
Kemudian soal penerbitan surat sertifikasi lahan pembangunan pabrik Pupuk. Diminta kepada Direktur Pupuk agar segera mengajukan surat permohonan sertifikasi lahan pembangunan pabrik kepada Bupati Fak Fak. Tutup.
![]()

More Stories
Harhubnas 2026, Insan Maritim Sambangi Panti Asuhan Ina Maria yang Diasuh Suster TMM di Fakfak
Karhutla Tak Hanya di Bomberay, Api Masih Terjadi di Mbahamdandara dan Tomage
Tambah 1.724 Jiwa dalam 6 Bulan, Penduduk Fakfak Tembus 98.227 Jiwa