14 Juli 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Bupati Maybrat Tegaskan OPD Hentikan Kegiatan di Sorong, Fokuskan di Kumurkek

DETIKPAPUA.COM: Maybrat – Bupati Maybrat Karel Murafer menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat agar menghentikan kebiasaan menyelenggarakan kegiatan pemerintahan di luar Kumurkek sebagai ibu kota kabupaten, khususnya di Kota Sorong.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Maybrat, Senin (6/7/2026).

Bupati Murafer menilai dalam beberapa waktu terakhir pelaksanaan kegiatan OPD hampir seluruhnya berfokus di Kota Sorong. Kondisi itu dinilai berdampak pada minimnya aktivitas pemerintahan di Kumurkek sehingga ibu kota Kabupaten Maybrat terkesan sepi.

“Kepala OPD saya minta hentikan kebiasaan melaksanakan kegiatan di luar Kumurkek. Kegiatan yang sifatnya rapat, buka-tutup kegiatan, maupun agenda rutin lainnya sebaiknya dilaksanakan di Kumurkek,” tegasnya.

Menurutnya, sebagai ibu kota kabupaten, Kumurkek harus menjadi pusat aktivitas pemerintahan. Kehadiran aparatur serta pelaksanaan berbagai kegiatan pemerintahan akan membuat roda pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita jangan terus membuat ibu kota Maybrat sepi seperti ini. Kumurkek harus hidup dengan aktivitas pemerintahan sehingga masyarakat bisa melihat dan merasakan langsung pelayanan pemerintah di daerahnya,” ujar Murafer.

Bupati Karel juga menekankan kegiatan berskala kecil tidak perlu dipindahkan ke luar daerah. Seluruh OPD diminta memaksimalkan fasilitas yang tersedia di Kumurkek agar aktivitas pemerintahan tetap terpusat di ibu kota kabupaten.

“Kalau kegiatannya kecil, laksanakan saja di Kumurkek. Jangan sedikit-sedikit pindah ke Sorong. Pemerintah harus hadir di ibu kota daerah sendiri,” katanya.

Menurut Bupati, pelaksanaan kegiatan di Kumurkek juga akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Setiap kegiatan pemerintahan akan menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari penyedia konsumsi, penginapan, transportasi, hingga pelaku usaha mikro yang berada di wilayah Maybrat.

“Kalau kegiatan-kegiatan kecil terus dibawa ke Sorong, masyarakat di Maybrat tidak akan merasakan manfaatnya. Laksanakan saja di Maybrat supaya perputaran ekonomi juga dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Bupati masih memberikan toleransi terhadap kegiatan tertentu yang memang tidak memungkinkan dilaksanakan di Kumurkek. Menurutnya, kegiatan yang benar-benar mendesak dan membutuhkan koneksi internet yang stabil masih dapat dilaksanakan di Sorong.

“Kalau memang ada kegiatan yang benar-benar mendesak dan membutuhkan koneksi internet yang stabil, itu masih bisa ditoleransi dilaksanakan di Sorong. Tetapi kalau tidak ada alasan yang mendesak, semua kegiatan harus dilaksanakan di Maybrat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati mengingatkan setiap pelaksanaan kegiatan OPD wajib didukung Surat Perintah Dinas (SPD) yang jelas dan sesuai ketentuan. Ia meminta setiap perangkat daerah tertib dalam administrasi perjalanan dinas agar penggunaan anggaran tetap akuntabel.

“Saya minta setiap kegiatan memiliki SPD yang jelas. Bagian keuangan juga harus teliti memeriksa administrasi perjalanan dinas dari setiap OPD agar pengelolaan anggaran berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.

Pewarta: Charles Fatie

Loading

Facebook Comments Box